Tips Mengajar Matematika untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Tips mengajar matematika untuk anak berkebutuhan khusus sangatlah penting untuk dipelajari, khususnya bagi para pendidik. Anak berkebutuhan khusus memiliki spesifikasi yang berbeda-beda, seperti delay spech, deliquent, ADHD, dan lain sebagainya. Kondisi mereka ini dapat menghambat pembelajaran jika seorang pendidik tidak mengetahui cara yang tepat dalam menjelaskan pelajaran. Apalagi untuk pelajaran matematika yang notabene mengalami tingkat kesulitan cukup tinggi dibandingkan pelajaran lainnya.

Tips dan Cara Mengajar Matematika untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Menggunakan Alat Bantu Peraga saat Menjelaskan

Pada umumnya, Anak Berkebutuhan Khusus atau ABK memiliki kesulitan dalam belajar, baik itu karena konsentrasi yang tidak baik, daya ingat yang kurang ataupun hal lainnya. Dengan demikian, seorang pendidik ABK harus lebih sabar dan memahami bagaimana tips mengajar matematika untuk anak berkebutuhan khusus agar mereka tidak ketinggalan pelajaran.

Anda dapat menggunakan alat bantu peraga saat menjelaskan konsep hitung pada ABK. Banyak alat yang bisa kita gunakan dan biasanya sekolah untuk ABK sudah menyediakannya dengan berbagai macam varian. Misalnya saja untuk mengenal angka, Anda bisa menggunakan bola kecil-kecil, balok atau alat lainnya. Konsep penambahan dan pengurangan juga bisa menggunakan alat agar mereka lebih paham.

Pilihlah alat bantu yang menarik perhatian mereka tapi bukan kesukaan mereka. Misalnya memilih balok berwarna merah, biru, hijau atau warna lain yang mencolok. Lantas, mengapa harus menghindari alat peraga yang disukai? Apabila anak bertemu dengan barang yang disukainya, dia justru akan lupa dengan pelajaran dan lebih memilih bermain dengan barang tersebut.

Gunakan Berbagai Macam Metode dan Ulangi Materi

Untuk mengajarkan konsep matematika pada ABK butuh kesabaran ekstra. Kita harus mengulangi materi yang sama hingga beberapa kali karena memang daya tangkap dan daya ingat mereka berbeda. Oleh karena itu, jangan berpindah ke materi lain jika mereka belum mengerti konsep matematika secara benar.

Selain itu, penggunaan metode belajar sangat penting untuk diperhatikan jika kita mengajar ABK. Pada dasarnya, ABK adalah anak yang mudah bosan sehingga kita bisa mengkreasikan berbagai macam metode pembelajaran agar mereka merasa senang dan tidak bosan. Namun, jangan berganti-ganti metode di awal pembelajaran.

Pada awal pemberian materi, mungkin Anda harus memberikan metode yang sama hingga tiga kali, paling tidak sampai mereka mengerti apa yang kita jelaskan. Kemudian untuk membuat mereka lebih memahami materinya, kita bisa mengganti metode atau alat peraga.

Selain untuk menghindari rasa bosan pada anak, cara ini juga dirasa lebih efektif agar anak tidak bingung terlebih dulu ketika mereka mendapati metode belajar yang berbeda saat mereka belum mengerti konsepnya.

Demikianlah tips mengajar matematika untuk anak berkebutuhan khusus yang dapat membantu para pendidik dalam mengajarkan materi matematika dengan baik. Semoga bermanfaat.

0 komentar:

Posting Komentar