Soal IPA Kelas 6 Bab 1 Ciri-ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungannya

Selamat datang tahun ajaran baru. Selamat datang kembali di blog sederhana ini. Tetap semangat dan teruslah belajar agar cita-cita tercapai. Berikut ini kakak admin bagikan Soal IPA Kelas 6 Bab 1 Ciri-ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungannya. Materi Soal Ilmu Pengetahuan Alam kelas 6 Bab 1 ini sebagai berikut :
* Ciri Khusus Beberapa Hewan
* Ciri Khusus Tumbuhan untuk Memenuhi Kebutuhan Hidupnya.

Soal IPA Kelas 6 Bab 1 dan Kunci Jawaban
Untuk mengukur kemampuan adik-adik, Soal IPA Kelas 6 Bab 1 tentang Ciri-ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungannya ini sengaja saya buat model kuis yang mana kalian bisa langsung menjawab soal dengan cara mengklik bulatan di depan jawaban yang kalian anggap paling benar. Jika jawaban kalian benar atau salah pun, skor akan langsung ditampilkan otomatis. Skor untuk satu soal adalah 4. Total skor jika semua jawaban benar adalah 100.

Soal IPA Kelas 6 Bab 1 

Petunjuk: klik lingkaran yang ada di depan jawaban yang benar. Poin untuk satu soal adalah 4

1. Kelelawar disebut hewan nokturnal, artinya ....
hewan mamalia
hewan yang memiliki kemampuan terbang di malam hari
hewan yang memiliki penglihatan yang tajam
hewan yang tidur di siang hari dan aktif di malam hari

2. Kelelawar memancarkan bunyi berfrekuensi tinggi melalui mulutnya dan dipantulkan oleh benda-benda di sekitarnya. Meskipun terbang di malam hari, kelelawar tidak menabrak beragam rintangan di depannya. Kemampuan kelelawar tersebut disebut ....
mimikri
hibernasi
ekolokasi
autotomi

3. Berikut ini adalah hewan yang memiiki kemampuan autotomi adalah ....
bunglon
cicak
landak
beruang kutub

4. Kemampuan yang dimiliki hewan untuk menyamarkan keberadaannya dengan mengubah warna kulitnya disebut ....
mimikri
hibernasi
autotomi
ekolokasi

5. Cicak memiliki keistimewaan pada lidahnya yaitu ....
lidah panjang dan lengket
lidah panjang dan menjulur
lidah pendek dan bersisik
lidah panjang dan beracun

6. Cecak dan tokek dapat menempel di dinding dan langit-langit karena memiliki ....
alat pelekat pada bagian telapak kaki
cakar yang kuat
lendir pada telapak kaki
kaki yang kuat

7. Bentuk paruh bebek yaitu ....
lonjong dan pipih
lebar dan pipih
pendek dan pipih
memanjang

8. Cicak memiliki kemampuan khusus yaitu dapat memutuskan ekornya secara tiba-tiba. Kemampuan ini membantu cicak untuk ....
menarik lawan jenis
memancing mangsanya
mencari mangsa
menghindari ancaman musuh

9. Bebek dapat berenang di air karena ....
di sela-sela jari kakinya terdapat selaput
kakinya pendek
memiliki bulu-bulu halus
memiliki paruh yang tebal dan kecil

10. Meskipun di dalam air, bulu bebek tidak basah terkena air. Hal ini karena ....
sayap bebek dapat mengambang
bulu bebek dilapisi lilin
bulu bebek sangat tebal
bulu bebek memiliki lapisan lemak yang tebal

11. Misai pada kucing berfungsi untuk ....
mengelabui musuh
menentukan arah
mencari makan
melindungi diri

12. Bentuk pertahanan diri landak adalah ....
kemampuan merubah warna kulitnya
mengeluarkan racun
menegakkan seluruh bulunya yang tajam
mengeluarkan bau

13. Tubuh unta memiliki punuk yang berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan. Punuk unta tersebut berisi ....
air
lemak
protein
susu

14.  Hewan di daerah kutub melakukan tidur yang sangat lama bertujuan untuk menghemat cadangan makanan. Kemampuan tidur dalam waktu lama tersebut dinamakan ....
adaptasi
hibernasi
ekolokasi
regenerasi

15.
Soal IPA Kelas 6 Bab 1 dan Kunci Jawaban Gambar 1
Hewan seperti pada gambar mampu mengeluarkan suara berfrekuensi rendah untuk memanggil kelompoknya yang berada pada tempat yang jauh. Suara berfrekuensi rendah tersebut disebut ....
ultrasonik
infrasonik
audiosonik
supersonik

16. Kaktus adalah salah satu jenis tumbuhan yang habitatnya di daerah kering. Kaktus memiliki bentuk daun berduri yang berfungsi untuk ....
mengurangi penguapan air
menarik serangga
keindahan
fotosintesis

17.
Soal IPA Kelas 6 Bab 1 dan Kunci Jawaban Gambar 2
Ciri-ciri khusus tumbuhan pada gambar adalah ....
mengeluarkan bau busuk
hidup menempel pada tumbuhan lain
menyimpan air pada batang dan daun
daunnya lebar dan tipis untuk mempercepat penguapan air

18. Bentuk adaptasi yang dilakukan pohon jati dan mahoni ketika musim kemarau adalah ....
menggugurkan daunnya
menggugurkan rantingnya
menggugurkan bijinya
mengeringkan batangnya

19. Tumbuhan kantong semar menangkap serangga untuk memenuhi kebutuhan ....
oksigen
nitrogen
hidrogen
carbon

20. Teratai dan eceng gondok dapat bernafas meskipun batang dan akarnya berada didalam air. Hal ini disebabkan karena ..........
memiliki rongga-rongga udara pada batang
memiliki daun lebar yang mengapung
memiliki bunga yang tumbuh di atas permukaan air
memiliki batang berair

21. Daun berengsel dan berbulu merupakan ciri-ciri tumbuhan ....
teratai
kantong srmar
venus
kaktus

22. Tumbuhan ini mengatupkan daunnya jika disentuh. Tumbuhan yang memiliki ciri tersebut adalah ....
anggrek
tali putri
putri malu
venus

23. Kaktus tetap dapat melakukan fotosintesis meskipun daunnya berbentuk duri karena kaktus mempunyai ....
nektar
lapisan lilin
nutrien
klorofil
                   
24. Serangga akan terpikat oleh tumbuhan kantung semar karena ....
nektar
bau
daun licin
bentuknya seperti guci

25. Bunga berukuran besar yang dapat mengeluarkan bau busuk adalah ....
Venus flytrap
Rafflesia arnoldii
venus
kaktus

Bagaimana kuisnya? Sudah dapat skor 100 belum? Kalau masih penasaran dengan kuisnya, silahkan    COBA LAGI

Soal IPA Kelas 6 Bab 1 (Essay)

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan uraian yang jelas dan tepat!

1. Bagaimana cara bunglon melindungi diri!
Jawab : ...............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

2. Bagaimana kelelawar dapat mencari makanan pada malam hari? Jelaskan.
Jawab : ...............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

3. Sebutkan ciri-ciri khusus kucing!
Jawab : ...............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

4. Apa fungsi lempeng saringan pada paruh bebek?
Jawab : ...............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

5. Sebutkan ciri-ciri khusus aggrek!
Jawab : ...............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

6. Sebutkan beberapa contoh tumbuhan pemakan serangga!
Jawab : ...............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

7. Mengapa cecak dapat melekat pada dinding?
Jawab : ...............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

8. Mengapa batang tumbuhan teratai berongga?
Jawab : ...............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

9. Di mana tumbuhan kaktus menyimpan cadangan air?
Jawab : ...............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

10. Sebutkan bentuk-bentuk adaptasi yang dilakukan oleh tumbuhan!
Jawab : ...............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

11. Bagaimana cara anggrek mendapatkan makanan?
Jawab : ...............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

12. Mengapa bentuk daun teratai lebar dan tipis?
Jawab : ...............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

13. Apa yang menyebabkan mata kucing tampak bersinar pada keadaan gelap?
Jawab : ...............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

14. Apa yang dimaksud autotomi?
Jawab : ...............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

15. Apa fungsi misai kucing?
Jawab : ...............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

16. Apa fungsi mata bunglon saat mencari mangsa?
Jawab : ...............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

17. Apa manfaat bentuk kaki unta yang berukuran besar?
Jawab : ...............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

18. Mengapa anggrek disebut tumbuhan epifit?
Jawab : ...............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

19. Bagaimana cara tumbuhan venus flytrap menangkap serangga?
Jawab : ...............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

20. Sebutkan ciri-ciri khusus dan keunikan putri malu!
Jawab : ...............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

Jika ingin mendownload soal, berikut ini linknya ↓

Soal IPA Kelas 6 Bab 1 plus Kunci Jawaban

Itulah Soal IPA Kelas 6 Bab 1 Ciri-ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungannya. Semoga bermanfaat untuk kita semua.

Cara Menghitung Bruto, Tara, Netto, Persen Tara dan Contoh Soal

Setelah mempelajari materi tentang diskon suatu produk, kali ini kita akan belajar materi tentang bruto, tara, netto, dan persen tara. Istilah-istilah ini sering kita jumpai pada kemasan produk. Bruto, tara, dan netto merupakan pengertian dari berat atau bobot barang. Untuk lebih jelasnya mari kita pelajari bersama-sama agar kita tahu bagaimana cara menghitung bruto, tara, netto, dan persen tara. Simak juga contoh soalnya agar materi lebih mudah dipahami.

Rumus Bruto, Tara, Netto, dan Persen Tara

Pengertian Bruto

Bruto adalah berat kotor, yaitu berat suatu barang beserta tempat atau bungkusnya. Misalnya berat beras beserta karungnya, berat minyak goreng beserta botolnya, berat keripik pisang beserta kemasannya.

Pengertian Tara

Tara adalah potongan berat yaitu berat tempat atau kemasan suatu barang. Misalnya minyak goreng dalam botol, maka berat botolnya saja disebut tara.

Pengertian Netto

Netto adalah berat bersih, yaitu berat barangnya saja. Misalnya minyak goreng dalam botol, maka berat minyak gorengnya saja disebut netto.

Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa bruto, tara, dan netto ternyata saling berhubungan. Maka untuk menghitung bruto, tara, dan netto kita dapat menggunakan cara sebagai berikut.

Cara Menghitung Bruto

Cara menghitung bruto biasanya menggunakan rumus seperti di bawah ini.

          Bruto = Netto + Tara

Contoh Soal
Ibu membeli sekaleng biskuit. Pada kaleng biskuit tertera tulisan berat bersih/net weight 1.600 gram. Setelah ditimbang kalengnya saja, diketahui bahwa berat kaleng biskuit tersebut adalah 400 gram. Berapakah berat kotornya?

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Bruto = 1.600 gram
Tara = 400 gram

Bruto = Netto + Tara
Bruto = 1.600 gram + 400 gram
Bruto = 2.000 gram
Jadi berat kotor sekaleng biskuit tersebut adalah 2.000 gram

Cara Menghitung Tara

Cara menghitung tara biasanya menggunakan rumus seperti di bawah ini.

          Tara = Bruto - Netto

Contoh Soal
Diketahui sebotol minyak goreng memiliki berat bersih 750 gram dan bruto 1.000 gram. Berapa taranya?

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Bruto = 1.000 gram
Netto = 750 gram

Tara = Bruto - Netto
Tara = 1.000 gram - 750 gram
Tara = 250 gram
Jadi tara sebotol minyak goreng tersebut adalah 250 gram

Cara Menghitung Netto

Cara menghitung netto biasanya menggunakan rumus seperti di bawah ini.

          Netto = Bruto - Tara

Contoh Soal
Sekarung gabah bertuliskan Bruto = 86 kg. Ketika ditimbang karungnya saja ternyata beratnya 1 kg. Berapa berat bersih sekarung kabah tersebut?

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Bruto = 86 kg
Tara = 1 kg

Netto = Bruto - Tara
Netto = 86 kg - 1 kg
Netto = 85 kg
Jadi berat bersih sekarung gabah tersebut adalah 85 kg

Cara Menghitung Persen Tara

Cara menghitung persen tara bisa menggunakan rumus seperti di bawah ini.

Cara Menghitung Persen Tara

Contoh Soal
Sebuah kotak buah berisi apel tertulis bruto 20 kg dan tara 2 kg. Hitunglah persen taranya !

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Bruto = 20 kg
Tara = 2 kg

%Tara = Tara/Bruto x 100%
%Tara = 2/20 x 100%
%Tara = 10%
Jadi persen tara sebuah kotak berisi buah apel adalah 10%

Cara Menghitung Tara Jika Persen Tara dan Bruto Diketahui 

Cara menghitung tara jika persen tara dan bruto diketahui bisa menggunakan rumus seperti di bawah ini.

          Tara = Persen Tara x Bruto

Contoh Soal
Sebuah kardus berisi gula bertuliskan bruto 15 kg dan tara 5%. Hitunglah taranya!

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Bruto = 15 kg
Persen Tara = 5%

Tara = Persen Tara x Bruto
Tara = 5% x 15
Tara = 3/100 x 15kg
Tara = 0,75 kg
Jadi taranya adalah 0,75 kg

Cara Menghitung Bruto Jika Persen Tara dan Netto Diketahui 

Cara menghitung bruto jika persen tara dan netto diketahui bisa menggunakan rumus seperti di bawah ini.
Cara dan Rumus Menghitung Bruto

Contoh Soal
Sekarung beras memiliki netto 98 kg dan tara 2%. Hitunglah bruto sekarung beras tersebut!

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Netto = 98 kg
Persen Tara = 2%

Bruto = Netto : (100% - %Tara)
Bruto = 98 : (100% - 2%)
Bruto = 98 : 98%
Bruto = 98 x 100/98
Bruto = 100 kg
Jadi bruto sekarung beras tersebut adalah 100 kg

Cara Menghitung Netto Jika Bruto dan Persen Tara Diketahui 

Cara menghitung netto jika bruto dan persen tara diketahui bisa menggunakan rumus seperti di bawah ini.
Cara dan Rumus Menghitung Netto

Contoh Soal
Sebuah keranjang telur bertuliskan bruto 100 kg dan tara 5%. Hitunglah berat bersih telur tersebut!

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Bruto = 100 kg
Persen Tara = 5%

Netto = Bruto x (100% - %Tara)
Netto = 100 x (100% - 5%)
Netto = 100 x 95%
Netto = 100 x 95/100
Netto = 95 kg
Jadi berat bersih telur tersebut adalah 95 kg

Demikianlah Cara Menghitung Bruto, Tara, Netto, Persen Tara dan Contoh Soal yang bisa saya sampaikan. Semoga bermanfaat.

Cara Menghitung Diskon (Rabat) Suatu Produk dan Contoh Soal

Belanja merupakan aktivitas yang menyenangkan terutama bagi kaum hawa. Pada saat akhir pekan atau hari libur, pusat perbelanjaan atau mal di seluruh kota selalu dipadati pengunjung. Saat mengunjungi mal pastinya kita sering melihat tulisan “Diskon 25%, Diskon 50%” yang membuat kita tertarik untuk membeli barang tersebut. Lalu bagaimana cara menghitung harga barang yang dikenakan diskon? Mari kita pelajari bersama-sama cara menghitung diskon suatu produk berikut contoh soalnya.

Cara Menghitung Diskon dan Contoh Soal

Cara Menghitung Besarnya Diskon 

Diskon (rabat) artinya potongan harga, yaitu pengurangan harga barang yang dijual dari harga jual yang telah ditetapkan sebelumnya oleh penjual. Perlu kita pahami bahwa pengertian diskon dengan harga diskon tidaklah sama. Diskon adalah potongan harga. Sedangkan harga diskon adalah harga barang setelah mendapatkan potongan harga atau disebut juga harga akhir yang harus dibayar. Harga awal adalah harga sebelum dikenakan diskon.

Contoh
Sebuah kemeja diberi label harga oleh penjual sebesar Rp 180.000,00. Kemudian penjual mengurangi harga jualnya sebesar Rp 25.000,00. Maka bisa dikatakan bahwa harga kemeja tersebut telah didiskon. Dengan adanya diskon tersebut maka harga jual kemeja tersebut menjadi lebih murah yaitu Rp 155.000,00.

Keterangan
Rp 180.000,00 adalah harga awal
Rp 25.000,00 adalah diskon atau potongan harga
Rp 155.000,00 adalah harga setelah didiskon (harga diskon) atau harga akhir yang harus dibayar

Cara Menghitung Besarnya Diskon (Potongan Harga)

Untuk menghitung besarnya diskon bisa menggunakan rumus

Besarnya Diskon = Harga Awal - Harga Diskon 

Contoh Soal
Harga awal sebuah baju Rp 300.000,00. Setelah didiskon harganya menjadi Rp 250.000,00. Berapa besarnya diskon baju tersebut?

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Harga awal = Rp 300.000,00
Harga diskon = Rp 250.000,00

Besarnya Diskon = Harga Awal - Harga Diskon
Besarnya diskon = Rp 300.000,00 - Rp 250.000,00
Besarnya diskon = Rp 50.000,00
Jadi besarnya diskon adalah Rp 50.000,00

Cara Menghitung Harga Diskon (Harga yang Harus Dibayar)

Untuk menghitung harga diskon bisa menggunakan rumus

Harga Diskon = Harga Awal - Besarnya Diskon

Contoh Soal
Harga sebuah tas awalnya Rp 200.000,00 dijual dengan potongan harga Rp 25.000,00. Berapa harga tas yang harus dibayar?

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Harga awal = Rp 200.000,00
Besarnya diskon = Rp 25.000,00

Harga Diskon = Harga Awal - Besarnya Diskon
Harga diskon = Rp 200.000,00 - Rp 25.000,00
Harga diskon = Rp 175.000,00
Jadi harga tas tersebut setelah mendapat diskon adalah Rp 175.000,00

Cara Menghitung Harga Awal (Harga Sebelum Mendapat Diskon)

Untuk menghitung harga awal bisa menggunakan rumus

Harga Awal = Harga Diskon + Besarnya Diskon

Contoh Soal
Harga sepatu setelah mendapat diskon Rp 15.000,00 adalah Rp 125.000,00. Berapa harga awal sepatu tersebut sebelum mendapat diskon?

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Harga awal = Rp 125.000,00
Besarnya diskon = Rp 15.000,00

Harga Awal = Harga Diskon + Besarnya Diskon
Harga awal = Rp 125.000,00 + Rp 15.000,00
Harga awal  = Rp 140.000,00
Jadi harga sepatu tersebut sebelum mendapat diskon adalah Rp 140.000,00

Cara Menghitung Besarnya Diskon Jika Harga Awal dan Persen Diskon Diketahui

Diskon biasanya dinyatakan dalam persentase. Harga awal dihitung 100%.. Cara menghitung besarnya diskon jika harga awal dan persentase diskon diketahui bisa menggunakan rumus

Diskon = Harga Awal x Persentase Diskon

Contoh Soal
Harga gaun yang tertera pada label harga adalah Rp 350.000,00. Gaun tersebut dijual dengan potongan harga 15%. Tentukan besarnya potongan harga gaun tersebut!

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Harga awal= Rp 350.000,00
Persentase Diskon = 15%

Diskon = Harga Awal x Persentase Diskon
Diskon = Rp 350.000,00 x 15%
Diskon = Rp 350.000,00 x 15/100
Diskon = Rp 52.500
Jadi potongan harga gaun tersebut adalah Rp 52.500,00

Cara Menghitung Harga Diskon (Harga Akhir) Jika Harga Awal dan Persen Diskon Diketahui

Cara menghitung harga diskon (harga yang harus dibayar) jika harga awal dan persen diskon diketahui bisa menggunakan rumus

Pertama-tama kita gunakan rumus mencari besarnya diskon dulu

Diskon = Harga Awal x Persentase Diskon

Setelah mengetahui nominal potongan harga (diskon) barulah kita bisa mengetahui harga barang yang harus dibayar dengan menggunakan rumus

Harga Diskon (Harga Akhir) = Harga Awal - Diskon

Contoh Soal
Harga sebuah celana yang tertera pada label harga adalah Rp 250.000,00. Karena diobral maka pembeli mendapat diskon 25%. Berapa harga celana itu sekarang?

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Harga awal = Rp 250.000,00
Persentase Diskon = 25%

Diskon = Harga Awal x Persentase Diskon
Diskon = Rp 250.000,00 x 25%
Diskon = Rp 250.000,00 x 25/100
Diskon = Rp 62.500,00
Potongan harga (diskon) celana tersebut sebesar Rp 62.500,00

Setelah mengetahui nominal potongan harga (diskon) barulah kita bisa mengetahui harga barang yang harus dibayar dengan menggunakan rumus

Harga Akhir = Harga Awal - Diskon
Harga akhir = Rp 250.000,00 - Rp 62.500,00
Harga akhir  = Rp 187.500,00
Jadi harga celana tersebut setelah mendapat diskon adalah Rp 187.500,00

Kita juga bisa menggunakan rumus

Harga Diskon = (100% - Persen Diskon) x Harga Awal

Harga Diskon = (100% - Persen Diskon) x Harga Awal
Harga Diskon = (100% - 25%) x Rp 250.000,00
Harga Diskon = 75% x Rp 250.000,00
Harga Diskon = 75/100 x Rp 250.000,00
Harga Diskon = Rp 187.500,00
Jadi harga celana tersebut setelah mendapat diskon adalah Rp 187.500,00

Cara Menghitung Persen Diskon Jika Harga Awal dan Besarnya Diskon Diketahui

Cara menghitung persen diskon jika harga awal dan besarnya diskon diketahui bisa menggunakan rumus

Rumus Cara Menghitung Diskon dan Contoh Soal

Contoh Soal
Harga awal sebuah kaos adalah Rp 175.000,00 dijual dengan potongan harga Rp 25.000,00. Hitunglah persentase diskon dari kaos tersebut!

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Harga awal= Rp 175.000,00
Besarnya Diskon = Rp 25.000,00

%Diskon = Besarnya Diskon/Harga Awal x 100%
%Diskon = Rp 25.000,00/Rp 175.000,00 x 100%
%Diskon = 7 x 100%
%Diskon = 7%
Jadi persentase diskon kaos tersebut adalah 7%

Cara Menghitung Harga Awal Jika Harga Diskon (Harga Akhir) dan Persen Diskon Diketahui

Harga awal dihitung 100%. Cara menghitung harga awal jika harga akhir dan persen diskon diketahui bisa menggunakan rumus

Rumus Cara Menghitung Diskon dan Contoh Soal 2

Contoh Soal
Harga sebuah baju renang didiskon 40% sehingga harganya tinggal Rp 120.000,00. Berapa harga awal baju renang tersebut sebelum mendapat diskon ?

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Harga akhir (harga diskon) = Rp 120.000,00
Persentase Diskon = 40%

Harga Awal = Harga Diskon : (100% - Persentase Diskon)  
Harga Awal = Harga Diskon : (100% - 40%)
Harga Awal = Rp 120.000,00 : 60%
Harga Awal = Rp 120.000,00 x 100/60
Harga Awal = Rp 200.000,00
Jadi harga awal baju renang tersebut adalah Rp 200.000,00

Demikianlah Cara Menghitung Diskon (Rabat) Suatu Produk dan Contoh Soal.  Ayo belanja yang banyak mumpung ada diskon besar-besaran dengan tetap memperhatikan kualitas barang.

Cara Menghitung Persentase Untung dan Rugi plus Contoh Soal

Dalam perdagangan, ada dua kemungkinan yang akan dialami pedagang yaitu mendapatkan keuntungan atau kerugian. Selisih harga antara harga pembelian atau harga modal dengan harga penjualan maka selisih tersebut dapat berupa keuntungan atau kerugian. Dalam perdagangan untung dan rugi sering dinyatakan dengan persen. Lalu bagaimana cara menghitung persentase untung dan rugi? Mari kita pelajari bersama-sama. Simak juga contoh soalnya !

Cara Menghitung Persentase Untung dan Rugi

Persentase Untung dan Rugi

Persentase untung dan rugi biasanya dihitung dari harga pembelian (modal) kecuali jika ada ketentuan lain. Oleh karena itu perlu diingat kembali pengertian persen dan pengubahan bentuk desimal satu ke bentuk desimal lainnya. Dalam perdagangan besarnya untung atau rugi terhadap harga pembelian biasanya dinyatakan dalam bentuk persen (%) dengan rumus :

Rumus dan Cara Menghitung Persentase Untung dan Rugi

Atau bisa juga menggunakan rumus :

Rumus dan Cara Menghitung Persentase Untung dan Rugi 2

Contoh Soal 1
Andi membeli sepeda motor dengan harga Rp 7.500.000,00. Sepeda motor tersebut diperbaiki dengan biaya Rp 500.000,00 kemudian dijual dan laku RP 7.750.000,00. Tentukan berapa persen kerugiannya!

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Harga pembelian = Rp 7.500.000,00
Biaya perbaikan  = Rp    500.000,00 +

                            =  Rp 8.000.000,00

Harga pembelian dan biaya perbaikan disebut modal

Harga jual = RP 7.750.000,00
Rugi          = Rp 8.000.000,00 - RP 7.750.000,00
                  = Rp 250.000,00

Persentase rugi = Rp 250.000,00/Rp 8.000.000,00 x 100% = 3,125%
Jadi kerugian yang diderita Andi sebesar 3,125%

Contoh Soal 2
Anton membeli handphone seharga Rp 1.000.000,00. Handphone tersebut kemudian dijualnya seharga Rp 1.100.000,00. Berapa % keuntungan yang diperoleh Anton?

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Harga beli = Rp 1.000.000,00
Harga jual = Rp 1.100.000,00
Untung = harga jual - harga beli
Untung = Rp 1.100.000,00 - Rp 1.000.000,00 = Rp 100.000,00

Persentase untung = Rp 100.000,00/Rp 1.000.000,00 x 100% = 10 %
Jadi keuntungan yang diperoleh Anton sebesar 10%

Rumus Menghitung Harga Beli Jika Persentase Untung dan Harga Jual Diketahui

Dalam bentuk persen, harga pembelian (modal) dihitung 100%. Untuk menentukan atau menghitung harga beli jika persentase untung dan harga jual diketahui adalah sebagai berikut.

Rumus dan Cara Menghitung Persentase Untung dan Rugi 3

Contoh Soal 
Pak Amir menjual sepedanya dengan harga Rp 550.000,00 dan mendapat untung 25%. Tentukan harga pembelian sepeda tersebut!

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Harga jual = Rp 550.000,00
Untung = 25%

Harga Beli = Harga Jual : (100% + %Untung)
Harga beli = Rp 550.000,00 : (100% + 25%)
Harga beli = Rp 550.000,00 : 125/100
Harga beli = Rp 550.000,00 x 100/125 = Rp 440.000,00
Jadi harga pembelian sepeda Pak Amir adalah Rp 440.000,00

Rumus Menghitung Harga Jual Jika Persentase Untung dan Harga Beli Diketahui

Dalam bentuk persen, harga pembelian (modal) dihitung 100%. Untuk menentukan atau menghitung harga jual jika persentase untung dan harga beli diketahui adalah sebagai berikut.

Rumus dan Cara Menghitung Persentase Untung dan Rugi 4

Contoh Soal 
Seorang pedagang membeli barang seharga Rp 240.000,00. Jika pedagang tersebut mendapatkan keuntungan sebesar 25%. Berapa harga penjualan barang tersebut?

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Harga beli = Rp 240.000,00
Untung = 25%

Harga Jual = (100% + %Untung) x Harga Beli
Harga jual = (100% + 25%) x Rp 240.000,00
Harga jual = 125 % x Rp 240.000,00
Harga jual = 125/100 x Rp 240.000,00 = Rp 300.000,00
Jadi harga jual barang tersebut adalah Rp 300.000,00

Rumus Menghitung Harga Beli Jika Persentase Rugi dan Harga Jual Diketahui

Dalam bentuk persen, harga pembelian (modal) dihitung 100%. Untuk menentukan atau menghitung harga beli jika persentase rugi dan harga jual diketahui adalah sebagai berikut. 

Rumus dan Cara Menghitung Persentase Untung dan Rugi 5

Contoh Soal 
Rudi menjual smartphonenya dengan harga Rp.2.700.000,00. Jika ia rugi 10%, berapa harga pembelian smartphone tersebut?

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Harga jual = Rp 2.7000.000,00
Rugi = 10%

Harga Beli = Harga Jual : (100% - %Rugi)
Harga beli = Rp 2.700.000,00 : (100% - 10%)
Harga beli = Rp 2.700.000,00 : 90/100
Harga beli = Rp 2.700.000,00 x 100/90 = Rp 3.000.000,00
Jadi harga pembelian smartphone milik Rudi adalah Rp 3.000.000,00

Rumus Menghitung Harga Jual Jika Persentase Rugi dan Harga Beli Diketahui

Dalam bentuk persen, harga pembelian (modal) dihitung 100%. Untuk menentukan atau menghitung harga jual jika persentase rugi dan harga beli diketahui adalah sebagai berikut.

Rumus dan Cara Menghitung Persentase Untung dan Rugi 6

Contoh Soal 
Harga pembelian suatu barang Rp 580.000,00. Setelah dijual lagi ternyata rugi 5%. Tentukan harga penjualan barang tersebut!

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Harga beli = Rp 580.000,00
Rugi = 5%

Harga Jual = (100% - %Rugi) x Harga Beli
Harga jual = (100% - 5%) x Rp 580.000,00
Harga jual = 95/100 x Rp 580.000,00
Harga jual = Rp 551.000,00
Jadi harga penjualan barang tersebut Rp 551.000,00

Rumus Menghitung Persentase Untung

Untuk menentukan atau menghitung persentase untung adalah sebagai berikut.

Rumus dan Cara Menghitung Persentase Untung dan Rugi 7

Contoh Soal 
Sebuah sepeda mini dibeli dengan harga Rp 750.000,00 dan dijual lagi dengan keuntungan Rp 150.000,00. Berapa persentase keuntungan yang didapat?

Penyelesaian soal
Diketahui : Harga beli = Rp 750.000,00
Untung = Rp 150.000
%Untung = Untung/Harga Beli x 100%
% Untung = Rp 150.000,00/Rp 750.000,00 x 100%
%Untung = 1/5 x 100%
%Untung = 20%
Jadi persentase keuntungan yang didapat adalah 20%

Rumus Menghitung Besarnya Untung

Untuk menentukan atau menghitung besarnya keuntungan yang didapat adalah sebagai berikut. 

Rumus dan Cara Menghitung Persentase Untung dan Rugi 8

Contoh Soal
Seorang fotografer membeli sebuah kamera dengan harga Rp 4.500.000,00 kemudian dijual lagi dengan persentase untung sebesar 15%. Berapa besar keuntungan yang didapat fotografer tersebut?

Penyelesaian soal
Diketahui :
Harga beli = Rp 4.500.000,00
Untung = 15%

Untung = %Untung x Harga Beli 
Untung = 15% x Rp 4.500.000,00
Untung = 15/100 x Rp 4.500.000,00
Untung = Rp 675.000,00
Jadi besar keuntungan yang didapat fotografer tersebut adalah Rp 675.000,00

Rumus Menghitung Persentase Rugi

Untuk menentukan atau menghitung persentase rugi adalah sebagai berikut.

Rumus dan Cara Menghitung Persentase Untung dan Rugi 9

Contoh Soal 
Sebuah laptop dibeli dengan harga Rp. 4.000.000,00 dan dijual lagi dengan kerugian Rp 400.000,00. Tentukan persentase kerugian penjualan laptop tersebut!

Penyelesaian soal
Diketahui :
Harga beli = Rp 4.000.000,00
Rugi = Rp 400.000,00

%Rugi = Rugi/Harga Beli x 100%
% Rugi = Rp 400.000,00/Rp 4.000.000,00 x 100%
% Rugi = 1/10 x 100%
% Rugi = 10%
Jadi persentase kerugian yang didapat adalah 10%

Rumus Menghitung Besarnya Rugi

Untuk menentukan atau menghitung besarnya kerugian adalah sebagai berikut.

Rumus dan Cara Menghitung Persentase Untung dan Rugi 10

Contoh Soal
Sebuah sepeda motor dibeli dengan harga Rp 6.500.000,00 dan dijual dengan persentase rugi 5%. Berapa besar kerugiannya?

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Harga beli = Rp 6.500.000,00
Rugi = 5%

Rugi = %Rugi x Harga Beli
Rugi = 5% x Rp 6.500.000,00
Rugi = 5/100 x Rp 6.500.000,00
Rugi = Rp 325.000,00
Jadi besarnya kerugian penjualan adalah Rp 325.000,00

Itulah Cara Menghitung Persentase Untung dan Rugi plus Contoh Soal yang bisa saya bagikan. Semoga bermanfaat.

Soal Teorema Pythagoras SMP plus Kunci Jawaban Pembahasan

Halo adik-adik... saya yakin kalian semua sudah tahu tentang Rumus/Teorema Pythagoras. Nah, berikut ini kakak admin bagikan contoh soal Teorema Pythagoras SMP plus kunci jawaban dan pembahasan. Soal penerapan Rumus/ Teorema Pythagoras ini terdiri dari 25 butir soal pilihan ganda. Dengan banyaknya contoh soal, semoga bisa membantu kalian mengerjakan PR :)

Jika kalian tidak keberatan, informasikan kepada teman-teman kalian kalau ada blog namanya JURAGAN LES. Ada banyak soal Matematika SMP lengkap dengan kunci jawaban dan pembahasan secara mendetail yang mana filenya bisa kalian download untuk tugas sekolah. Dan berikut ini 25 contoh soal Matematika SMP yaitu Soal Teorema Pythagoras.

Soal Teorema Pythagoras Kelas 8 SMP


Soal Teorema Pythagoras SMP plus Kunci Jawaban

I. Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c atau d di depan jawaban yang paling benar !

1. Pada sebuah segitiga PQR diketahui sisi-sisinya p, q, dan r. Dari pernyataan berikut yang benar adalah ....
A. jika q² = p² + r² , < P = 90º
B. jika r² = q² - p² , <  R = 90º
C. jika r² = p² - q² ,  < Q = 90º
D. jika p² = q² + r² , < P = 90º

2. Sebuah segitiga ABC siku-siku di B, di mana AB = 8 cm, AC = 17 cm. Panjang BC adalah ....
A. 9 cm
B. 15 cm
C. 25 cm
D. 68 cm

3. Sebuah segitiga siku-siku, hipotenusanya 4 √3 cm dan salah satu sisi siku-sikunya 2 √2 cm. Panjang sisi siku-siku yang lain adalah .... cm
A. 2 √10
B. 3 √5
C. 8 √2
D. 3 √3

4. Panjang hepotenusa sebuah segitiga siku-siku sama kaki 16 cm dan panjang kaki-kakinya x cm. Nilai x adalah .... cm
A. 4 √2
B. 4 √3
C. 8 √2
D. 8 √3

5. 3x, 4x, dan 15 merupakan tripel Pythagoras. Nilai x adalah ....
A. 2
B. 3
C. 4
D. 5

6. Perhatikan gambar di bawah ini !
Soal Teorema Pythagoras SMP plus Kunci Jawaban 1
Jika BD = 4 cm, panjang AC adalah ....
A. 9,3
B. 9,5
C. 9,8
D. 10

7. Segitiga PQR siku-siku di P. Jika panjang QR = 29 cm dan PQ = 20 cm, maka panjang PR adalah .... cm.
A. 21
B. 22
C. 23
D. 24

8. Jika a, 11, 61 merupakan tripel Pythagoras dan 61 bilangan terbesar, maka nilai a adalah ....
A. 60
B. 45
C. 30
D. 15

9. Diketahui titik A(-3,4) dan B(4,-3). Jarak titik A dan B adalah .... satuan.
A. 10
B. 20
C. √170
D. √290

10. Suatu segitiga PQR siku-siku di P dengan sudut R = 60º dan panjang PR = 20 m. Panjang PQ dan QR adalah ....
A. 34,6 m dan 20 m
B. 34,5 m dan 40 m
C. 34,5 m dan 20 m
D. 34,6 m dan 40 m

11. Sebuah tangga panjangnya 2,5 m disandarkan pada tembok. Jika jarak ujung bawah tangga ke tembok 0,7 cm, tinggi tangga diukur dari dari tanah adalah ....
A. 1,5 m
B. 2 m
C. 2,4 m
D. 3,75 m

12. Diketahui tiga bilangan yaitu 2x, x + 5, dan 10. Nilai x agar bilangan-bilangan tersebut menjadi tripel Pythagoras adalah ....
A. 2
B. 3
C. 4
D. 5

13. Panjang sebuah tangga 10 m disandarkan pada tembok sehingga ujung bawah tangga dari tembok 6 m. Jarak ujung atas tangga dari tanah adalah ....
A. 5
B. 6
C. 7
D. 8

14. Jenis segitiga yang dibentuk oleh sisi-sisi 3 cm, 7 cm, dan 8 cm adalah ....
A. segitiga lancip
B. segitiga tumpul
C. segitiga siku-siku
D. segitiga sembarang

15. Jarak titik K (20,30) dan L(-20,-30) adalah ....
A. 20√13
B. 15√13
C. 10√13
D. 5√13

16. Panjang hipotenusa suatu segitiga siku-siku adalah 34 cm. Panjang sisi siku-sikunya 16 cm dan x cm. Nilai x adalah ....
A. 28
B. 29
C. 30
D. 31

17. Luas segitiga yang panjang sisi-sisinya 15 cm, 15 cm, dan 18 cm adalah .... cm2.
A. 36
B. 45
C. 54
D. 108

18. Di bawah ini yang bukan triple Pythagoras adalah ....
A. 10, 24, 26
B. 21, 20, 29
C. 8, 11,19
D. 50, 48, 14

19. Perhatikan gambar di bawah ini !
Soal Teorema Pythagoras SMP plus Kunci Jawaban 2
Luas segitiga tersebut adalah ....
A. 30 cm²
B. 32,5 cm²
C. 60 cm²
D. 78 cm²

20. Luas persegi panjang dengan panjang 20 cm dan diagonal sisi 25 cm adalah ....
A. 300
B. 310
C. 320
D. 330

21. Panjang dan lebar suatu persegi panjang berbanding 4 : 3. Jika luasnya 48 cm2, maka panjang diagonalnya adalah ....
A. 5 cm
B. 10 cm
C. 15 cm
D. 20 cm

22. Sebuah balok berukuran 20 cm x 9 cm x 12 cm. Panjang diagonal ruang balok adalah ....
A. 21 cm
B. 25 cm
C. 29 cm
D. 32 cm

23. Panjang diagonal sebuah persegi sisinya 8 cm adalah ....
A. 4√2
B. 4√3
C. 8√2
D. 8√3

24. Himpunan sisi segitiga di bawah ini yang termasuk segitiga siku-siku adalah ....
A. (6, 9, 15)
B. (8, 9, 15)
C. (9, 15, 18)
D. (7, 24, 25)

25. Sebuah persegi panjang berukuran panjang 24 cm dan panjang diagonalnya 30 cm. Luas persegi panjang tersebut adalah .... cm².
A. 216
B. 360
C. 432
D. 720

Kunci Jawaban dan Pembahasan

Pembahasan Soal Nomor 1
A. jika q² = p² + r² , < P = 90º (salah)
B. jika r² = q² - p² , < R = 90º (salah)
C. jika r² = p² - q² ,  < Q = 90º (salah)
D. jika p² = q² + r² , < P = 90º (benar)

Soal Teorema Pythagoras SMP plus Kunci Jawaban 3
Jawaban: D

Pembahasan Soal Nomor 2
BC² = AC² - AB²
BC² = 17² - 8²
BC² = 289 - 64
BC² = 225
BC  =√225
BC  =15
Jadi, panjang BC adalah 15 cm.
Jawaban: B

Pembahasan Soal Nomor 3
Diketahui:
- Panjang hipotenusa/sisi miring = 4√3 cm (misal panjang AC)
- Panjang sisi yang lain = 2√2 cm (misal panjang BC)
Ditanya: sisi yang lain (misal panjang AB)
Maka,
AB² = AC² - BC²
AB² = (4√3)² - (2√2)²
AB² = 48 - 8
AB² = 40
AB  = √40
AB  = √4.10
AB  = 2√10
Jawaban: A

Pembahasan Soal Nomor 4
Diketahui:
- Panjang hipotenusa/sisi miring = 16 cm
- Panjang sisi x = x (panjang kaki-kakinya)
Ditanya: panjang x...?
Maka,
16² = x² + x²
16² = 2x²
256 = 2x²
128 = x²
√128 = x
√64.2 = x
8√2 = x
Jawaban: C

Pembahasan Soal Nomor 5
(3x)² +(4x)² = 15²
9x² + 16x² = 225
25x² = 225
x² =  225/25
x² = 9
x= √9
x= 3
Jawaban: B

Pembahasan Soal Nomor 6
AD  = BD√3
AD  = 4√3
AC  = AD√2
= 4√3  x √2
= 4√6
≈ 9,8
Jawaban: C

Pembahasan Soal Nomor 7 - 25 

Kunci jawaban dan pembahasan Soal Teorema Pythagoras ini terdiri dari simbol matematika yang tidak bisa ditulis di blog kecuali diubah dulu menjadi gambar. Agar loading blog tidak berat karena terlalu banyak gambar, untuk melihat soal dan kunci jawaban serta pembahasan selengkapnya silahkan buka link di bawah ini ↓

Soal Teorema Pythagoras SMP plus Kunci Jawaban dan Pembahasan

Soal Teorema Pythagoras SMP plus Kunci Jawaban Pembahasan adalah konten yang disusun oleh Juragan Les dan dilindungi undang-undang hak cipta. Dilarang mengcopy paste dan mempublish ulang konten dalam bentuk apapun ! Terima kasih

Itulah Soal Teorema Pythagoras SMP plus Kunci Jawaban dan Pembahasan. Semoga bermanfaat untuk pembaca sekalian.

Cara Menghitung Harga Pembelian dan Harga Penjualan

Dalam kehidupan sehari-hari kita sering menjumpai kegiatan jual beli baik di pasar maupun di lingkungan sekitar. Kegiatan jual beli atau perdagangan selalu melibatkan penjual barang dan pembeli barang. Sebagai seorang pedagang harus pandai berhitung. Betul apa betul? Lalu bagaimana cara berhitung berkaitan dengan kegiatan perdagangan? Mari kita pelajari bersama-sama cara menghitung harga pembelian dan harga penjualan beserta contoh soalnya.
Harga Pembelian dan Harga Penjualan plus Contoh Soal

Harga Penjualan dan Harga Pembelian

Dalam aktivitas perdagangan, penjual bisa mengalami untung, bisa juga rugi. Mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya adalah tujuan setiap pedagang. Agar kegiatan perdagangan membawa keuntungan atau jika memang harus mengalami kerugian maka angka kerugian setidaknya bisa diminimalkan. Intinya kerugian yang dialami tidak sampai berlarut-larut hingga menyebabkan bangkrut.

Tidak ada pedagang yang ingin rugi. Setiap pedagang pasti ingin memperoleh keuntungan. Kita pun juga bisa belajar berdagang dan menjadikannya sebagai aktivitas yang menyenangkan. Dimulai dari bisnis kecil-kecilan misalnya dengan menjual produk assesoris HP. Kita bisa membeli beberapa case HP lucu di sebuah counter dengan harga sekian lalu menjualnya lagi dengan harga yang lebih mahal agar mendapatkan keuntungan meskipun terkadang justru kerugian yang kita dapatkan karena pembeli atau teman-teman malah menawar di bawah harga pembelian atau harga modal dan kita memberikan barang yang kita jual tadi.

Kepada sesama teman umumnya memang begitu. Kadang kita tidak tega mencari keuntungan. Niatnya sih ingin berdagang, tapi yang kita lakukan malah menjual barang dengan harga modal jadinya impas deh. Kita tidak dapat untung dan juga tidak mengalami rugi. Untungnya teman jadi senang. Ruginya paling cuma dapat capek dan hati sedikit kecewa hehe.

Tapi kalau niatnya benar-benar untuk berdagang, maka harus dibuang jauh-jauh perasaan tidak tega. Karena tujuan orang berdagang erat kaitannya dengan prinsip ekonomi yaitu dengan modal yang sekecil-kecilnya.untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya.

Nah, untuk mengetahui apakah kita mendapatkan keuntungan atau malah rugi, maka kita harus bisa hitung-hitungan untuk mengetahui harga pembelian dan harga penjualan

1. Harga Pembelian

Penjual dikatakan rugi jika harga penjualan lebih rendah dari harga pembelian.
Jika mengalami kerugian :

Harga Pembelian = Harga Penjualan + Rugi

Penjual dikatakan untung jika harga penjualan lebih tinggi dari harga pembelian.
Jika mendapatkan keuntungan :

Harga Pembelian = Harga Penjualan - Untung

2. Harga Penjualan

Jika mendapatkan keuntungan, maka hitung-hitungannya adalah sebagai berikut:

Harga Penjualan = Harga Pembelian + Untung

Jika mengalami kerugian, maka hitung-hitungannya adalah sebagai berikut :

Harga Penjualan = Harga Pembelian - Rugi

Dan berikut ini ada 4 contoh soal penerapan rumus menghitung harga pembelian dan harga penjualan. Rumus sudah saya tandai dengan warna. Yang merah jambu jika untung, sedangkan yang abu-abu jika rugi.

Contoh Soal 1
Sebuah toko alat tulis menjual 40 tempat pensil dengan memperoleh hasil penjualan Rp 280.000,00. Ternyata toko tersebut mengalami kerugian Rp 30.000,00. Berapa harga pembelian tiap barang tersebut?

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Harga jual = Rp 280.000,00
Rugi          = Rp   30.000,00

Harga Pembelian = Harga Penjualan + Rugi
Harga pembelian = Rp 280.000,00 + Rp 30.000,00 = Rp 310.000,00

Harga pembelian tiap barang = Rp 310.000,00 : 40 = Rp 7.750,00

Contoh Soal 2
Harga pembelian suatu barang adalah Rp 75.000,00. Setelah dijual kembali ternyata mendapat keuntungan Rp 15.000,00. Tentukan harga penjualan barang tersebut!

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Harga beli = Rp 75.000,00
Untung     = Rp  15.000,00

Harga Penjualan = Harga Pembelian + Untung
Harga penjualan = Rp 75.000,00 + Rp 15.000,00 = Rp 90.000,00

Contoh Soal 3
Bu Ela membeli 5 lusin mainan dengan harga seluruhnya Rp 180.000,00. Setelah terjual habis ternyata Bu Ela mengalami kerugian sebesar Rp 15.000,00. Tentukan harga penjualan sebuah mainan !

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Harga beli = Rp 180.000,00
Rugi          = Rp   15.000,00

Harga Penjualan = Harga Pembelian - Rugi 
Harga penjualan = Rp 180.000,00 - Rp 15.000,00 = Rp 165.000,000

Harga penjualan sebuah mainan = Rp 165.000,00 : (5x12) = Rp 2.750,00

Contoh Soal 4
Pak Yadi menjual 5 ekor sapinya dengan harga Rp 45.000.000,00. Ia mendapat untung Rp 5.000.000,00. Berapa harga pembelian seekor sapi?

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Harga jual = Rp 45.000.000,00
Untung      = Rp   5.000.000,00

Harga Pembelian = Harga Penjualan - Untung
Harga pembelian = Rp 45.000.000,00 - Rp 5.000.000,00 = Rp 40.000.000,00

Harga pembelian seekor sapi = Rp 40.000.000 : 5 = Rp 8.000.000,00

Itulah Cara Menghitung Harga Pembelian dan Harga Penjualan beserta Contoh Soalnya. Semoga bermanfaat.