Tampilkan postingan dengan label Kelas 7. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kelas 7. Tampilkan semua postingan

Soal Perbandingan Kelas 7 SMP/MTs

Perbandingan adalah membandingkan dua nilai atau lebih dari suatu besaran yang sejenis dan dinyatakan dengan cara yang sederhana. Secara matematis, perbandingan dapat ditulis a : b dan juga bisa dinyatakan dalam pecahan yaitu $ \frac{a}{b}$ dengan keterangan a sebagai pembilang, dan b sebagai penyebut.

Ada dua cara mengerjakan soal-soal perbandingan yaitu cara baku dan cara yang mudah. Cara baku biasanya diajarkan di sekolah untuk menyelesaikan Soal Perbandingan Senilai dan Berbalik Nilai. Sedangkan Cara mudah mengerjakan soal-soal perbandingan  adalah cara unik, tidak umum, jarang digunakan karena memang tidak diajarkan di sekolah. Cara ini biasanya saya ajarkan kepada anak-anak les.

Berkaitan dengan materi perbandingan, sebelumnya saya sudah pernah membagikan Soal Perbandingan dan Kunci Jawaban serta pembahasan dengan cara yang mudah. Soal tersebut adalah soal perbandingan untuk sekolah dasar.

Nah, kalau yang ini adalah soal perbandingan untuk kalian yang sudah kelas 7 SMP. Materi dan bobot soalnya sama dengan soal perbandingan untuk sekolah dasar. Bedanya soal ini berupa kuis online yang sudah dilengkapi kunci jawaban dalam format PDF yang bisa didownload.

Meskipun ada kunci jawaban dan pembahasannya, ada baiknya kalian kerjakan soalnya secara mandiri dulu. Jika kesulitan menjawabnya, silahkan buka lagi catatan/buku matematika kalian. Selain itu, kalian juga bisa mempelajari soal dan materi perbandingan yang ada di blog juraganles.com.

Rumus Perbandingan

Perbandingan A dan B adalah A : B
Rumus perbandingan jika diketahui jumlah
A = $ \frac{a}{a + b}$  x jumlah
B = $ \frac{b}{a + b}$  x jumlah

Rumus perbandingan jika diketahui selisih
A = $ \frac{a}{a - b}$  x selisih
B = $ \frac{b}{a - b}$  x selisih

Rumus perbandingan jika diketahui nilai B
A = $ \frac{a}{b}$  x B

Rumus perbandingan jika diketahui nilai A
B = $ \frac{b}{a}$  x A

Contoh Soal Perbandingan Kelas 7 SMP/MTs

Setelah mengerjakan soal, kalian dapat melihat langsung hasilnya secara online yaitu skor. Jika jawaban kalian benar maka skor otomatis bertambah. Namun jika jawaban kalian salah, jangan khawatir karena skor tidak akan berkurang. Skor untuk satu soal adalah 5. Total skor jika semua jawaban benar adalah 100. Selamat mengerjakan ...

Soal Perbandingan Kelas 7

Petunjuk: klik lingkaran yang ada di depan jawaban yang benar. Poin untuk satu soal adalah 5

1. Bentuk sederhana dari 40 : 64 adalah ....
1 : 3
2 : 5
5 : 8
5 : 9

2. Bentuk sederhana dari perbandingan 3$ \frac{1}{2}$ : 3$\frac{3}{4}$ adalah ....
7 : 14
8 : 15
11 : 15
14 : 15

3. Bentuk sederhana dari perbandingan 12 cm :  6 m adalah ....
1 : 50
1 : 100
3 : 125
4 : 50

4. Bentuk sederhana dari 120 menit : 2.700 detik adalah ....
4 : 3
3 : 4
3 : 8
8 : 3

5. Bentuk sederhana dari 300 cm : $\frac{1}{4}$ m adalah ....
1 : 6
6 : 1
1 : 12
12 : 1

6. Diketahui A : B = 4 : 5, jika nilai A = 24, maka nilai B adalah ....
10
20
30
40

7. Diketahui A : B = 7 : 9. Jika nilai B = 63, maka nilai A adalah ....
9
18
33
49

8. Hasil panen paman terdiri atas 45 kg cabai dan 60 kg tomat. Perbandingan cabai dan tomat adalah ....
1 : 3
2 : 3
2 : 4
3 : 4

9. Kelereng Andi dan kelereng Tono berjumlah 180 butir. Perbandingan kelereng Andi dan kelereng Tono 4 : 5. Jumlah kelereng Tono adalah ....
80
90
100
110

10. Perbandingan uang Nia dan Dena adalah 3 : 4. Jika uang Nia Rp 150.000,00 maka uang Dena adalah .... 
Rp 100.000,00
Rp 150.000,00
Rp 175.000,00
Rp 200.000,00

11. Di dalam kotak terdapat 54 bola yang terdiri atas 36 bola berwarna hijau dan sisanya berwarna putih. Perbandingan bola putih terhadap jumlah seluruh bola adalah ....
1 : 3
9 : 4
4 : 12
12 : 4

12. Uang Intan dan uang Rani berjumlah Rp 450.000,00. Jika uang Intan Rp 125.000,00, maka perbandingan uang Intan dan uang Rani adalah ....
5 : 6
5 : 13
12 : 6
13 : 5

13. Umur ibu adalah tiga kali umur anaknya. Jika jumlah umur ibu dan anaknya saat ini adalah 72 tahun, maka umur anaknya adalah ....
17 tahun
18 tahun
19 tahun
20 tahun

14. Setelah 5 hari bekerja, seorang pekerja mendapat upah sebesar Rp 250.000,00. Upah pekerja tersebut setelah 7 hari bekerja adalah ....
Rp 350.000,00
Rp 400.000,00
Rp 450.000,00
Rp 500.000,00

15. Harga 5 gram emas adalah Rp 1.500.000,00. Harga 10 gram emas tersebut adalah ....
Rp 2.000.000,00
Rp 2.500.000,00
Rp 3.000.000,00
Rp 3.500.000,00

16. Sebanyak 4 orang dapat membuat 100 kue dalam waktu 2 jam. Dalam waktu 1 jam, 2 orang dapat membuat .... kue.
25
50
75
100

17. Sebanyak 6 orang pekerja dapat membuat 20 baju dalam waktu 4 jam. Untuk membuat 100 baju dalam waktu 6 jam diperlukan pekerja sebanyak .... orang 
5
10
15
20

18. Sebanyak 4 orang dapat membuat 100 gantungan dalam waktu 2 jam. Dalam waktu 2 jam, 2 orang dapat membuat .... gantungan.
25
50
75
100

19. Sebuah proyek dikerjakan oleh 10 orang selesai 15 hari. Supaya proyek selesai dalam waktu 10 hari, banyak pekerja yang perlu ditambah adalah .... orang.
3
5
7
15

20. Tinggi suatu model tandon air 15 cm dan panjangnya 24 cm. Bila tinggi sebenarnya tandon air itu 3 m, maka panjang sebenarnya adalah .... meter
3,2 
4
4,8
5

Bagaimana kuisnya? Sudah dapat skor 100 belum? Kalau belum, silahkan   COBA LAGI

Javascript pada browser perlu diaktifkan untuk menampilkan soal online ini. Jika soal online tidak berjalan, kalian dapat mengunjungi Soal Perbandingan Kelas 7 SMP/MTs

Agar mudah mempelajarinya, mari kita bahas Soal Perbandingan Kelas 7 SMP/MTs bersama-sama. Jika ada kesalahan dalam penulisan kunci jawaban dan pembahasan, jangan segan-segan untuk mengingatkan.

Pembahasan Soal Perbandingan

1. Bentuk sederhana dari 40 : 64 adalah ....
Pembahasan :
Untuk mengubah 40 : 64 menjadi bentuk sederhana kita cari FPB dari 40 dan 60 yaitu 8
40 : 8 = 5
64 : 8 = 8
Jadi bentuk sederhana dari 40 : 64 adalah 5 : 8

2. Bentuk sederhana dari perbandingan 3$ \frac{1}{2}$ : 3$\frac{3}{4}$ adalah ....
Pembahasan :
3$ \frac{1}{2}$ : 3$\frac{3}{4}$ = $ \frac{7}{2}$ : $\frac{15}{4}$ = $ \frac{7}{2}$ x $\frac{4}{15}$ = $ \frac{28}{30}$ = $ \frac{14}{15}$ = 14 : 15

3. Bentuk sederhana dari perbandingan 12 cm :  6 m adalah ....
Pembahasan :
12 cm : 6 m = 12 cm : 600 cm 
                    = 12 : 600               
                    = 1 : 50

4. Bentuk sederhana dari 120 menit : 2.700 detik adalah ....
Pembahasan :
120 menit : 2.700 detik = 7.200 detik : 2.700 detik
                                        = 7.200 : 2700
                                        = 72 : 27
                                        = 8 : 3

5. Bentuk sederhana dari 300 cm : $\frac{1}{4}$ m adalah ....
Pembahasan :
300 cm : $\frac{1}{4}$ m = 300 cm : 25 cm
                     = 12 : 1

6. Diketahui A : B = 4 : 5, jika nilai A = 24, maka nilai B adalah ....
Pembahasan :
A : B = 4 : 5
Diketahui nilai A
B = $\frac{b}{a}$ x A
B = $\frac{5}{4}$ x 24
B = 30

7. Diketahui A : B = 7 : 9. Jika nilai B = 63, maka nilai A adalah ....
Pembahasan :
A : B = 7 : 9
Diketahui nilai B
A = $\frac{a}{b}$ x B
B = $\frac{7}{9}$ x 63
B = 49

8. Hasil panen paman terdiri atas 45 kg cabai dan 60 kg tomat. Perbandingan cabai dan tomat adalah ....
Pembahasan :
Cabai : tomat = 45 kg : 60 kg
Cabai : tomat = 3 : 4

9. Kelereng Andi dan kelereng Tono berjumlah 180 butir. Perbandingan kelereng Andi dan kelereng Tono 4 : 5. Jumlah kelereng Tono adalah ....
Pembahasan :
Kelereng Andi : kelereng Tono = 4 : 5
Jumlah kelereng mereka = 180 butir
B = $\frac{b}{a + b}$ x jumlah
B = $\frac{5}{4 + 5}$ x 180
B = $\frac{5}{9}$ x 180
B = 100
A adalah Andi, B adalah Tono
Jadi, jumlah kelereng Tono adalah 100

10. Perbandingan uang Nia dan Dena adalah 3 : 4. Jika uang Nia Rp 150.000,00 maka uang Dena adalah .... 
Pembahasan :
Uang Nia dan Dena adalah 3 : 4.
Diketahui uang Nia = 150.000
A adalah Nia, B adalah Dena
Diketahui nilai A
B = $\frac{b}{a}$ x A
   = $\frac{4}{3}$ x 150.000
   = 200.000
Jadi, uang Dena adalah Rp 200.000,00

11. Di dalam kotak terdapat 54 bola yang terdiri atas 36 bola berwarna hijau dan sisanya berwarna putih. Perbandingan bola putih terhadap jumlah seluruh bola adalah ....
Pembahasan :
Diketahui jumlah bola = 54, bola hijau = 36
Bola putih = 54 - 36
                  = 18
Perbandingan bola putih dan seluruh bola = 18 : 54 = 1 : 3

12. Uang Intan dan uang Rani berjumlah Rp 450.000,00. Jika uang Intan Rp 125.000,00, maka perbandingan uang Intan dan uang Rani adalah ....
Pembahasan :
Jumlah uang Intan dan uang Rani = 450.000
Uang Intan = 125.000
Uang Rani = 450.000 - 125.000
                  = 325.000
Perbandingan uang Intan dan uang Rani = 125.000 : 325.000
Perbandingan uang Intan dan uang Rani = 5 : 13                        

13. Umur ibu adalah tiga kali umur anaknya. Jika jumlah umur ibu dan anaknya saat ini adalah 72 tahun, maka umur anaknya adalah ....
Pembahasan :
Umur ibu = 3 x umur anak
Jumlah umur ibu dan umur anak = 72 tahun
(3 x umur anak + umur anak) = 72 tahun
4 x umur anak = 72 tahun
Umur anak = 72 : 4
Umur anak = 18 tahun

14. Setelah 5 hari bekerja, seorang pekerja mendapat upah sebesar Rp 250.000,00. Upah pekerja tersebut setelah 7 hari bekerja adalah ....
Pembahasan :
5 hari = 250.000
1 hari = 50.000
7 hari = 7 x 50.000
          = 350.000,00
Upah pekerja tersebut setelah 7 hari bekerja adalah Rp 350.000,00

15. Harga 5 gram emas adalah Rp 1.500.000,00. Harga 10 gram emas tersebut adalah ....
Pembahasan :
5 gram emas = 1.500.000
1 gram emas = 300.000
10 gram emas = 3.000.000,00
Jadi, harga 10 gram emas adalah Rp 3.000.000,00

16. Sebanyak 4 orang dapat membuat 100 kue dalam waktu 2 jam. Dalam waktu 1 jam, 2 orang dapat membuat .... kue.
Pembahasan :
4 orang = 100 kue/2 jam
4 orang = 50 kue/jam
2 orang = $\frac{2}{4}$ x 50
             = 25 
Jadi, dalam 1 jam, 2 orang dapat membuat 25 kue

17. Sebanyak 6 orang pekerja dapat membuat 20 baju dalam waktu 4 jam. Untuk membuat 100 baju dalam waktu 6 jam diperlukan pekerja sebanyak .... orang 
Pembahasan :
6 orang = 20 baju/4jam
? orang = 100 baju /6jam
6 = $\frac{20}{4}$
x = $\frac{100}{6}$
$\frac{20}{4}$x = 6 x $\frac{100}{6}$ 
$\frac{20}{4}$x = 100
x = 100 x $\frac{4}{20}$
x = $\frac{400}{20}$
   = 20
Jadi, untuk membuat 100 baju dalam waktu 6 jam diperlukan pekerja sebanyak 20 orang 

18. Sebanyak 4 orang dapat membuat 100 gantungan dalam waktu 2 jam. Dalam waktu 2 jam, 2 orang dapat membuat .... gantungan.
Pembahasan :
4 orang = 100 gantungan/2 jam
1 orang = 25 gantungan/2 jam 
2 orang =  50 gantungan/2 jam
Jadi, dalam waktu 2 jam, 2 orang dapat membuat 50 gantungan.

19. Sebuah proyek dikerjakan oleh 10 orang selesai 15 hari. Supaya proyek selesai dalam waktu 10 hari, banyak pekerja yang perlu ditambah adalah .... orang.
Pembahasan :
10 pekerja → 15 hari
     x           → 10 hari

$\frac{10}{x}$ = $\frac{10}{15}$ 
10x = 150
x = 15

Banyaknya pekerja yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan selama 10 hari adalah 15 orang.
Banyaknya pekerja yang perlu ditambahkan yaitu 15 - 10 = 5
Jadi, banyaknya pekerja yang perlu ditambahkan adalah 5 orang.

20. Tinggi suatu model tandon air 15 cm dan panjangnya 24 cm. Bila tinggi sebenarnya tandon air itu 3 m, maka panjang sebenarnya adalah .... meter
Pembahasan :
Tinggi model = 15 cm
Tinggi sebenarnya = 3 m = 300 cm
Skala = $\frac{\textrm{Ukuran pada model}}{\textrm{Ukuran sebenarnya}}$ 
           = $\frac{15}{300 }$
          = $\frac{1}{20 }$ 
          
Panjang sebenarnya = $\frac{24}{1 : 20 }$  
                                 = 24 x 20
                                 = 480 
Jadi, panjang sebenarnya adalah 480 cm = 4,8 m

Itulah Soal Perbandingan Kelas 7 SMP/MTs dalam bentuk Kuis OnlineSemoga bermanfaat untuk kita semua.

Soal Persamaan Linear Satu Variabel Kelas 7 SMP/MTs

Halo adik-adik ... Di sekolah tentunya kalian sudah diajarkan materi Persamaan Linear Satu Variabel. Untuk menambah referensi belajar, berikut ini kakak admin bagikan Soal Persamaan Linear Satu Variabel. Soal Matematika Kelas 7 SMP/MTs. 

Soal Persamaan Linear Satu Variabel Kelas 7 SMP/MTs

Soal Persamaan Linear Satu Variabel 

Soal Persamaan Linear Satu Variabel ini terdiri dari 20 butir soal pilihan ganda yang tidak hanya bisa dikerjakan langsung. namun juga bisa didownload gratis untuk tambahan referensi belajar di rumah.

Meskipun sudah dilengkapi dengann kunci jawaban dan pembahasan, alangkah baiknya jika kalian kerjakan secara mandiri dulu soalnya. Setelah itu cocokkan jawaban kalian dengan kunci jawabannya. Selamat belajar ...

I. Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c atau d di depan jawaban yang paling benar !
1. Persamaan di bawah ini yang termasuk persamaan linear satu variabel adalah ....
A. x  + 2y = 14
B. –x + 2y = 14x
C. 3 + 2x = 10
D. x – 3y = 31

2. Himpunan penyelesaian dari persamaan dari 6a – 9 = 3a – 3 adalah ....
A. (-4)
B. (-2)
C. (2)
D. (4)

3. Nilai x dari persamaan 3(x – 1) + x = -x + 9 adalah ....
A. 1 34
B. 2 34
C. 1 35
D. 2 25

4. Umur ayah 2 kali umur anaknya. Jika selisih umur mereka adalah 20 tahun, maka, umur ayah adalah .... tahun.
A. 30 tahun
B. 35 tahun
C. 40 tahun
D. 50 tahun

5. Umur paman 3 kali umur Andi. Jika selisih umur mereka adalah 30 tahun, maka umur Andi 8 tahun yang akan datang adalah ....
A. 15 tahun
B. 21 tahun
C. 23 tahun
D. 25 tahun

6. Jika 5(x – 6) = 2(x – 3) maka nilai x + 3 adalah ....
A. 8
B. 11
C. 7
D. -9

7. Nilai x yang memenuhi persamaan 14 (x – 10) = 23 x – 5 adalah ....
A. -6
B. -4
C. 4
D. 6

8. Jumlah tiga bilangan ganjil berurutan adalah 39. Jumlah bilangan yang terkecil dan terbesar adalah ....
A. 22
B. 24
C. 26
D. 28

9. Diketahui jumlah delapan bilangan genap berurutan adalah 120. Jumlah bilangan terbesar dan terkecil adalah ....
A. 30
B. 36
C. 40
D. 42

10. Nilai b yang memenuhi persamaan 2b + 3 = 5b – 6 adalah ....
A. 2
B. 3
C. 4
D. 5

11. Nilai x yang memenuhi 2[ 3x + 14 ] = 5[ 2x - 16 ] adalah ....
A. 12
B. 13
C. 14
D. 16

12. Jika diketahui a + 5 = 11, maka nilai a + 33 adalah ....   
A. 19
B. 29
C. 39
D. 49

13. Jika 3(y + 2) + 5 = 2(y + 15), maka nilai y - 2 = ....
A. 23
B. 21
C. 17
D. 15

14. Penyelesaian dari 
x2 – 13 = x3 + 16 adalah ....
A. x = 3
B. x = 6
C. x = 7
D. x = 8

15. Penyelesaian dari 
y2 – y-45 = 2310 adalah ....
A. 4
B. 5
C. 7
D. 10

16. Nilai x yang memenuhi persamaan 
4(x + 2)5  = 7 + 5x13 adalah ....
A. 12
B. 13
C. 14
D. 15

17. Penyelesaian dari  [  12  = -14  + y ]  adalah ....
A. 34
B.  14
C. 1 34
D. 2 34

18. Penyelesaian dari 
(4 - 5x) -  (1 - 2x)=  1342     adalah ....
A. - 17
B. - 14
C.  17
D. 14

19. Nilai x yang memenuhi persamaan
14 (x -10) =  23 (x -5) adalah ....
A. -6
B. -3
C. 2
D. 11

20. Diketahui persamaan -5x + 7 = 2x + 77, nilai dari x + 8 adalah ....
A. -18
B. -2
C. 2
D. 18

Bagaimana soalnya? Jangan bilang sulit ya. Karena sebenarnya tidak ada yang sulit jika kita benar-benar mau belajar. Kesulitan mengerjakan soal biasanya disebabkan oleh kita yang belum paham atau bahkan tidak mengerti sama sekali dengan materi yang sudah disampaikan oleh guru di sekolah sehingga diperlukan pembelajaran lebih lanjut di luar sekolah. 

Tempat belajar terbaik di luar sekolah adalah lembaga pendidikan nonformal misalnya les-lesan atau kelompok belajar. Selain itu kalian juga bisa belajar secara mandiri di rumah bersama JURAGAN LES yang siap membantu mengerjakan PR. 

Dan berikut ini adalah kunci jawaban serta pembahasan secara detail Soal Persamaan Linear Satu Variabel Kelas 7 SMP/MTs.  

Kunci Jawaban dan Pembahasan 


1. Persamaan di bawah ini yang termasuk persamaan linear satu variabel adalah ....
Pembahasan: 
A. x  + 2y = 14 merupakan persamaan linear dua variabel karena terdapat variabel x dan y
B. –x + 2y = 14x merupakan persamaan linear dua variabel karena terdapat variabel x dan y
C. 3 + 2x = 10 merupakan persamaan linear satu variabel karena hanya terdapat variabel x
D. x – 3y = 31 merupakan persamaan linear dua variabel karena terdapat variabel x dan y

Jawaban: C. 3 + 2x = 10

2. Himpunan penyelesaian dari persamaan dari 6a – 9 = 3a – 3 adalah ....
Pembahasan:
6a – 9 = 3a – 3
6a - 3a = -3 + 9
3a = 6
a = 63
a = 2
Jawaban: C. (2)

3. Nilai x dari persamaan 3(x – 1) + x = -x + 9 adalah ....
Pembahasan:
3(x – 1) + x = -x + 9  
3x – 3 + x = -x + 9
      4x – 3 = -x + 9
      4x + x = 9 + 3
            5x = 12
             x = 125
             x = 2 25

Jawaban : D. 2 25

4. Umur ayah 2 kali umur anaknya. Jika selisih umur mereka adalah 20 tahun, maka, umur ayah adalah .... tahun 
Pembahasan : 
a = 2b
a – b = 20
2b – b = 20
        b = 20
        a = 2 x 20
        a = 40
Keterangan a = umur ayah
                  b = umur anak
Jawaban : C. 40 tahun

5. Umur paman 3 kali umur Andi. Jika selisih umur mereka adalah 30 tahun, maka umur Andi 8 tahun yang akan datang adalah ....
Pembahasan :
a = 3b
a – b = 30
3b – b = 30
      2b = 30
        b = 15
Keterangan a = umur paman
                  b = umur Andi

Umur Andi 8 tahun yang akan datang = 15 + 8 = 23
Jawaban : C. 23 tahun

6. Jika 5(x – 6) = 2(x – 3) maka nilai x + 3 adalah ....
Pembahasan : 
5(x – 6) = 2(x – 3)
5x – 30 = 2x – 6
5x – 2x = -6 + 30
        3x = 24
          x = 243
          x = 8
x + 3 = 8 + 3 = 11
Jawaban : B. 11

7. Nilai x yang memenuhi persamaan 14 (x – 10) = 23 x – 5 adalah ....
Pembahasan : 
Pecahan disamakan penyebutnya dengan mencari KPK







Jawaban : D. 6

8. Jumlah tiga bilangan ganjil berurutan adalah 39. Jumlah bilangan yang terkecil dan terbesar adalah ....
Pembahasan : 
 11       13        15
  a  + a + 2 + a + 4= 39
ke1     ke2        ke3
                        3a = 39 – 6
                        3a = 33
                          a = 11

Jumlah bilangan yang terkecil dan terbesar adalah 11 + 15 = 26
Jawaban : C. 26

9. Diketahui jumlah delapan bilangan genap berurutan adalah 120. Jumlah bilangan terbesar dan terkecil adalah ....
Pembahasan : 





Jumlah bilangan terbesar dan terkecil adalah 22 + 8 = 30
Jawaban : A. 30

10. Nilai b yang memenuhi persamaan 2b + 3 = 5b – 6 adalah ....
Pembahasan : 
 2b + 3 = 5b – 6
2b – 5b = -6 – 3
      -3b = -9
         b = -9⁄-3

         b = 3
Jawaban : B. 3

11. Nilai x yang memenuhi 2[ 3x + 14  ] = 5[ 2x - 16 ] adalah ....
Pembahasan : 








Jawaban : B. 13

12. Jika diketahui a + 5 = 11, maka nilai a + 33 adalah ....   
Pembahasan : 
a + 5 = 11
      a = 11 – 5
      a = 6
a + 33 = 6 + 33 = 39
Jawaban : C. 39

13. Jika 3(y + 2) + 5 = 2(y + 15), maka nilai y - 2 = ....
Pembahasan : 
3(y + 2) + 5 = 2(y + 15)
3y + 6 + 5 = 2y + 30
     3y – 2y = 30 – 6 – 5
              y = 19 
y – 2 = 19 – 2 = 17
Jawaban : C. 17

14. Penyelesaian dari  x2 – 13 = x3 + 16 adalah ....
Pembahasan : 





Jawaban : A. x = 3

15. Penyelesaian dari  y2 – y-45 = 2310  adalah ....
Pembahasan : 








Jawaban : B. 5

16. Nilai x yang memenuhi persamaan  4(x + 2)5  = 7 + 5x13 adalah ....
Pembahasan : 










Jawaban : B. 13

17. Penyelesaian dari  [  12   = -1⁄4 + y ]  adalah ....
Pembahasan : 







Jawaban : A. 34 

18. Penyelesaian dari  (4 - 5x) -  (1 - 2x)=  1342  adalah ....
Pembahasan : 



      



Jawaban : C.  17

19. Nilai x yang memenuhi persamaan
 14 (x -10) =  23(x -5) adalah ....
Pembahasan : 









Jawaban : C. 2

20. Diketahui persamaan -5x + 7 = 2x + 77, nilai dari x + 8 adalah ....
Pembahasan : 
-5x + 7 = 2x + 77
-5x – 2x = 77 – 7
       -7x = 70
          x = -10
x + 8 = -10 + 8 = -2
Jawaban : B. -2

Untuk mendownload soal atau sekedar melihat tampilan asli soal, silahkan klik di bawah ini ⇩


 
Soal Persamaan Linear Satu Variabel Kelas 7 SMP/MTs adalah konten yang disusun oleh Juragan Les dan dilindungi Digital Millennium Copyright Act (DMCA).. Dilarang mengcopy paste dan mempublish ulang konten dalam bentuk apapun ! Terima kasih

Itulah Soal Persamaan Linear Satu Variabel Kelas 7 SMP/MTs dan Kunci Jawaban. Semoga bermanfaat.

Soal Himpunan Matematika Kelas 7 SMP plus Kunci Jawaban Pembahasan

Halo adik-adik, berikut ini 25 butir Soal Himpunan Kelas 7 SMP/MTs. Bentuk soal pilihan ganda. Soal sudah dilengkapi dengan kunci jawaban dan pembahasan secara mendetail. Soal dan pembahasan juga bisa kalian download untuk tugas sekolah yang mana file bisa diedit dan silahkan digunakan sebagaimana mestinya. Selamat belajar ....

Contoh Soal Himpunan Matematika Kelas 7

Soal Himpunan Kelas 7

Referensi soal :
Modul Pembelajaran SMP/MTs Kelas 7 dengan pengubahan seperlunya

I. Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c atau d di depan jawaban yang paling benar !

1. Diketahui A = {2, 3, 4} dan B = {1, 3}, maka A ∪ B adalah ....
A. {3}
B. {1, 2, 3, 4}
C. {1, 3}
D. {2, 4}

2. Diketahui M = {a, i, u, e, o} dan N = {a, u, o}, maka n(M ∪ N) adalah ....
A. 5
B. 6
C. 7
D. 8

3. Diketahui X = {x | x < 6, x Ñ” bilangan asli) dan Y = {x | - 1 ≤ x ≤ 5, x Ñ” bilangan bulat}, maka anggota (X ∩ Y) adalah ....
A. {0, 1, 2, 3, 4, 5}
B. {1, 2, 3, 4, 5}
C. {-1, 0, 1, 2, 3, 4}
D. {-1, 0, 1, 2, 3, 4, 5}

4. Jika n(A)= 10, n(B)= 8, dan n(A ∩ B)= 8, maka nilai n(A ∪ B) adalah ....
A. 8
B. 9
C. 10
D. 11

5. Diketahui S= {bilangan asli kurang dari 10} dan A= {2, 4, 6, 8}. Nilai dari Ac adalah ....
A. {1, 2, 3, .... , 9}
B. {0, 1, 3, 5, 7, 9}
C. {2, 4, 6, 8}
D. {1, 3, 5, 7, 9}

6. Jika P = {1, 5} dan Q = {1, 3, 5, 7}, maka P ∪ Q  adalah ....
A. P
B. Q
C. {0}
D. Ø

7. Diketahui P = {bilangan asli kurang dari 5}, Q = {bilangan cacah kurang dari 6}, dan R = {bilangan ganjil kurang dari 6}, maka n(P – (Q ∩ R)) adalah ....
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4

8. Jika A = {x | -5 ≤ x ≤ 15, x Ñ” bilangan bulat}, maka n(A) adalah ....
A. 18
B. 19
C. 20
D. 21

9. Perhatikan diagaram Venn berikut !                   
Contoh Soal Himpunan Matematika Kelas 7 Diagram Venn 1
A ∩ B adalah ....

A. {4, 8, 10}
B. {1, 2, 3, 5, 6, 7, 9}
C. {3, 4, 5, 7, 8, 10}
D. {3, 5, 7}

10. Diketahui: A = {1, 3, 5, 7, 9} dan B = {0, 3, 6, 9}, maka A ∪ B adalah ....
A. {0, 1, 3, 5, 6, 7, 9}
B. {1, 3, 5, 6, 7, 9}
C. {0, 1, 3, 5, 6, 7}
D. {3, 9}

11. Diketahui : {  x | -1  ≤  x  < 3 ;  x  Ñ” bilangan asli}. Semua bilangan bulat x adalah ....
A. {-1, 0, 1, 2, 3}
B. {0, 1, 2, 3}
C. {-1, 0, 1, 2}
D. {1, 2}

12. Diketahui B = {1, 2, 3, 4}. Banyaknya himpunan bagian dari B adalah ....
A. 4
B. 8
C. 16
D. 32

13. Diketahui : K = {x | -1 ≤ x ≤ 3; x Ñ” bilangan bulat} dan L = {x | 0 < x ≤ 5; x Ñ” bilangan prima}. Maka K – L adalah ....
A. {-1, 0, 1, 2, 3}
B. {-1, 0, 1, 2}
C. {-1, 0, 1}
D. {2, 3, 5}

14. Diketahui : S = {0, 1, 2, 3, .... , 10}
A = {2, 3, 4, 5, 7} dan B = {1, 3, 5, 7, 9}, maka Ac adalah ....
A. {3, 5, 7}
B. {0, 1, 6, 8, 9, 10}
C. {0, 6, 8, 9, 10}
D. {0, 1, 6, 8, 10}

15. Perhatikan diagram Venn berikut !
Contoh Soal Himpunan Matematika Kelas 7 Diagram Venn 2
Jika diketahui n(S) = 50, n(A) = (15 – x), n(B) = (27 + x), maka banyaknya irisan A dan B adalah ....
A. 5
B. 6
C. 7
D. 8

16. Diketahui himpunan jika A = {bilangan cacah kurang dari 8} dan B = {faktor dari 6}. Dengan mendaftar anggotanya, maka n(A ∪ B) adalah ....
A. 5
B. 6
C. 7
D. 8

17. Jika n(P) = 100, n(Q) = 120, dan n(P ∩ Q)= 80, maka n(P ∪ Q) adalah ....
A. 80
B. 100
C. 120
D. 140

18. Jika A = {1, 2, 3, 4}, B = {2, 4}, dan C = {1, 2, 3, 4, 5}, maka (A ∪ B) ∩ C adalah ....
A. {1,2,3,4,5}
B. {5}
C. {2,4}
D. {1,2,3,4}

19. Jika S = {0, 1, 2, .... , 20}dan B ={x | x < 18, x Ñ” bilangan asli) maka Bc adalah ....
A. {0,18,19,20}
B. {18,19,20}
C. {0,18}
D. {0}

20. Diketahui A = {10, 11, 12, 13}, B = {bilangan cacah antara 10 dan 15}, dan C ={x | 8 ≤ 5 ≤ 12, x Ñ” bilangan asli) maka A – (B ∩ C) dan A – (B ∪ C) adalah ....
A. {11, 12} dan {10, 11, 12, 13}
B. {11, 12} dan {8, 9, 14}
C. {10, 13} dan {10, 11, 12, 13}
D. {10, 13} dan {8, 9, 14}

21. Di kelas VII-C berjumlah 35 anak. Setelah didata, 21 anak menyukai pelajaran Matematika, 20 anak menyukai pelajaran Biologi, dan 10 anak menyukai kedua-duanya. Jumlah anak yang tidak menyukai kedua-duanya adalah .... anak.
A. 3
B. 4
C. 5
D. 6

22. Dari 35 anak, terdapat (25 – x) anak gemar makan permen dan (18 – x) gemar makan coklat. Jika 7 anak tidak gemar makan permen dan coklat, maka banyaknya anak yang gemar makan coklat adalah .... anak.
A. 3
B. 4
C. 5
D. 6

23. Dari 40 anak diketahui 16 anak suka menulis, 22 suka membaca, dan 12 anak tidak suka menulis dan membaca. Banyaknya anak yang suka menulis dan membaca adalah .... anak.
A. 10
B. 12
C. 14
D. 16

24. Suatu kelas terdapat 30 anak. 15 anak suka menggambar, 20 anak suka menyanyi, dan 8 anak suka kedua-duanya. Banyaknya anak yang tidak suka kedua-duanya adalah ....
A. 3
B. 4
C. 5
D. 6

25. Survei membuktikan 30 anak menyukai serial Upin Ipin, 20 anak menyukai serial Shaun the Seep, dan 19 anak menyukai serial Upin Ipin dan Shaun the Seep. Banyaknya peserta yang mengikuti survei adalah .... anak.
A. 30
B. 31
C. 32
D. 33

Bagaimana contoh soal himpunan matematika yang ada di blog ini? Mudah-mudah apa terlalu sulit? Kalau dirasa sulit, jangan khawatir. Simak pembahasan soal berikut ini.

Kunci Jawaban dan Pembahasan Soal Himpunan Kelas 7

1. Diketahui A = {2, 3, 4} dan B = {1, 3}, maka A ∪ B adalah ....
Pembahasan
Diket:
- A = {2, 3, 4}
- B = {1, 3}
Maka, A ∪ B = {1, 2, 3, 4}
Jawaban: B

2. Diketahui M = {a, i, u, e, o} dan N = {a, u, o}, maka n(M ∪ N) adalah ....
Pembahasan
Diket:
- M = {a, i, u, e, o}
- N = {a, u, o}
M ∪ N = {a, i, u , e, o}
Maka, n(M ∪ N) = 5
Jawaban: A

3. Diketahui X = {x | x < 6, x Ñ” bilangan asli) dan Y = {x | - 1 ≤ x ≤ 5, x Ñ” bilangan bulat}, maka anggota (X ∩ Y) adalah ....
Pembahasan
X = {x | x < 6, x Ñ” bilangan asli)
   = {1, 2, 3, 4, 5}
Y = {x | - 1 ≤ x ≤ 5, x Ñ” bilangan bulat}
   = {-1, 0, 1, 2, 3, 4, 5}
(X ∩ Y) = {1, 2, 3, 4, 5}
Jawaban: B

4. Jika n(A)= 10, n(B)= 8, dan n(A ∩ B)= 8, maka nilai n(A ∪ B) adalah ....
Pembahasan
n(A)= 10, n(B)= 8, dan n(A ∩ B)= 8
n(A ∪ B) = n(A) + n(B) - n(A ∩ B)
 = 10 + 8 – 8
 = 10
Jawaban: C

5. Diketahui S= {bilangan asli kurang dari 10} dan A= {2, 4, 6, 8}. Nilai dari Ac adalah
Pembahasan
S = {1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9}
A = {2, 4, 6, 8}
Ac = {1, 3, 5, 7, 9}
Jawaban: D

6. Jika P = {1, 5} dan Q = {1, 3, 5, 7}, maka P ∪ Q  adalah ....
Pembahasan
Diket:
- P = {1, 5}
- Q = {1, 3, 5, 7}
Maka, P ∪ Q = {1, 3, 5, 7}
Jadi, {1, 3, 5, 7} = Q
Jawaban: B

7. Diketahui P = {bilangan asli kurang dari 5}, Q = {bilangan cacah kurang dari 6}, dan R = {bilangan ganjil kurang dari 6}, maka n(P – (Q ∩ R)) adalah ....
Pembahasan
P = {bilangan asli kurang dari 5}
   = {1, 2, 3, 4}
Q = {bilangan cacah kurang dari 6}
   = {0, 1, 2, 3, 4, 5}
R = {bilangan ganjil kurang dari 6}
   = {1, 3, 5}
(Q ∩ R) = {1, 3, 5}
P – (Q ∩ R) = ({1, 2, 3, 4} - {1, 3, 5})
n(P – (Q ∩ R)) = 4 – 3
 = 1
Jawaban: A

8. Jika A = {x | -5 ≤ x ≤ 15, x Ñ” bilangan bulat}, maka n(A) adalah ....
Pembahasan
A = {x | -5 ≤ x ≤ 15, x Ñ” bilangan bulat}
   = {-5, -4, -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15}
n(A) = 21
Jawaban: D

9. Perhatikan diagaram Venn berikut !                           
A ∩ B adalah ....
Pembahasan
A = {1, 3, 5, 6, 7, 9}
B = {2, 3, 5, 7}
A ∩ B = {3, 5, 7}
Jawaban: D

10. Diketahui: A = {1, 3, 5, 7, 9} dan B = {0, 3, 6, 9}, maka A ∪ B adalah ....
Pembahasan
A = {1, 3, 5, 7, 9}
B = {0, 3, 6, 9}
A ∪ B = {0, 1, 3, 5, 6, 7, 9}
Jawaban: A

11. Diketahui : {x  | -1  ≤  x  < 3 ; x Ñ” bilangan asli }. Semua bilangan bulat x adalah ....
Pembahasan
Diketahui : { x   | -1  ≤   x  < 3 ; x Ñ” bilangan asli }
                 : {1, 2}
Jawaban: D

12. Diketahui B = {1, 2, 3, 4}. Banyaknya himpunan bagian dari B adalah ....
Pembahasan
n(B) = 4
Banyaknya himpunan bagian = 2n
24 = 16
Jawaban: C

13. Diketahui : K = {x | -1 ≤ x ≤ 3; x Ñ” bilangan bulat} dan L = {x | 0 < x ≤ 5; x Ñ” bilangan prima}. Maka K – L adalah ....
Pembahasan
K = {x | -1 ≤ x ≤ 3; x Ñ” bilangan bulat}
     = {-1, 0, 1, 2, 3}
L = {x | 0 < x ≤ 5; x Ñ” bilangan prima}
    = {1, 2, 3, 5}
K – L = ({-1, 0, 1, 2, 3} - {2, 3, 5})
    = {-1, 0, 1}
Jawaban: C

14. Diketahui : S = {0, 1, 2, 3, .... , 10}
A = {2, 3, 4, 5, 7} dan B = {1, 3, 5, 7, 9}, maka Ac adalah ....
Pembahasan
S = {0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10}
A = {2, 3, 4, 5, 7}
B = {1, 3, 5, 7, 9}
Ac = {0, 1, 6, 8, 9, 10}
Jawaban: B

15. Perhatikan diagram Venn berikut !
Jika diketahui n(S) = 50, n(A) = (15 – x), n(B) = (27 + x), maka banyaknya irisan A dan B adalah ....
Pembahasan
n(S) = n(A) – x + n(A ∩ B) + n(B) + x
  50 = 15 – x + x + 27 + x
  50 = 42 + x
    8 = x
Jawaban: D

16. Diketahui himpunan jika A = {bilangan cacah kurang dari 8} dan B = {faktor dari 6}. Dengan mendaftar anggotanya, maka n(A ∪ B) adalah ....
Pembahasan
A = {bilangan cacah kurang dari 8}
   = {0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7}
B = {faktor dari 6}
   = {2, 3}
A ∪ B = {0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7}
n(A ∪ B) = 8
Jawaban: D

17. Jika n(P) = 100, n(Q) = 120, dan n(P ∩ Q)= 80, maka n(P ∪ Q) adalah ....
Pembahasan
n(P)= 100, n(Q)= 120, dan n(P ∩ Q)= 80
n(A ∪ B) = n(P) + n(Q) - n(P ∩ Q)
 = 100 + 120 – 80
 = 140
Jawaban: D

18. Jika A = {1, 2, 3, 4}, B = {2, 4}, dan C = {1, 2, 3, 4, 5}, maka (A ∪ B) ∩ C adalah ....
Pembahasan
A = {1, 2, 3, 4}
B = {2, 4}
C = {1, 2, 3, 4, 5}
A ∪ B = {1, 2, 3, 4}
(A ∪ B) ∩ C = {5}
Jawaban: B

19. Jika S = {0, 1, 2, .... , 20}dan B ={x | x < 18, x Ñ” bilangan asli) maka Bc adalah ....
Pembahasan
S = {0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20}
B = {x | x < 18, x Ñ” bilangan asli}
   = {1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17}
Jawaban: A

20. Diketahui A = {10, 11, 12, 13}, B = {bilangan cacah antara 10 dan 15}, dan C ={x | 8 ≤ 5 ≤ 12, x Ñ” bilangan asli) maka A – (B ∩ C) dan A – (B ∪ C) adalah ....
Pembahasan
A = {10, 11, 12, 13}
B = {bilangan cacah antara 10 dan 15}
   = {11, 12, 13, 14}
C = {x | 8 ≤ x ≤ 12, x Ñ” bilangan asli}
   = {8, 9, 10, 11, 12}
A – (B ∩ C) = ({10, 11, 12, 13} – {11, 12})
 = {10, 13}
A – (B ∪ C) = ({10, 11, 12, 13} – {8, 9, 10, 11, 12, 13, 14})
 = {8, 9, 14}
Jawaban: D

21. Di kelas VII-C berjumlah 35 anak. Setelah didata, 21 anak menyukai pelajaran Matematika, 20 anak menyukai pelajaran Biologi, dan 10 anak menyukai kedua-duanya. Jumlah anak yang tidak menyukai kedua-duanya adalah .... anak.
Pembahasan
Misal:
- S = himpunan semesta
- M = menyukai pelajaran matematika
- B = menyukai pelajaran biologi
- T = tidak menyukai keduanya
Diket:
- n(S) = 35 anak
- n(M) = 21 anak
- n(B) = 20 anak
- n(M ∩ B) = 10 anak
Dit: Jumlah anak yang tidak menyukai kedua-duanya...?
Jawab: n(S) = (n(M) + n(B) – n(M ∩ B)) + n(T)
 35 = (21 + 20 - 10) + n(T)
 35 = 31 + n(T)
 4 = n(T)
Jawaban: B

22. Dari 35 anak, terdapat (25 – x) anak gemar makan permen dan (18 – x) gemar makan coklat. Jika 7 anak tidak gemar makan permen dan coklat, maka banyaknya anak yang gemar makan coklat adalah .... anak.
Pembahasan
Misal:
- S = himpunan semesta
- P = gemar makan permen
- C = gemar makan coklat
- T = tidak gemar makan keduanya
Diket:
- n(S) = 35 anak
- n(P) = (25 – x)
- n(C) = (18 – x)
- n(T) = 7 anak
Dit: Banyaknya anak yang gemar makan coklat...?
Jawab: n(S) = n(P) + n(C) + n(P ∩ C) + n(T)
 35 = (25 - x) + (18 – x) + x + 7
 35 = 50 – x
 x = 15
n(C) = (18 – x)
 = 18 – 15
 = 3
Jawaban: A

23. Dari 40 anak diketahui 16 anak suka menulis, 22 suka membaca, dan 12 anak tidak suka menulis dan membaca. Banyaknya anak yang suka menulis dan membaca adalah .... anak.
Pembahasan
Misal:
- S = himpunan semesta
- A = suka menulis
- B = suka membaca
- T = tidak suka keduanya
Diket:
- n(S) = 40 anak
- n(A) = 16 anak
- n(B) = 22 anak
- n(T) = 12 anak
Dit: Banyaknya anak yang suka menulis dan membaca...?
Jawab: n(S) = n(A) + n(B) + n(A ∩ B) + n(T)
 40 = 16 + 22 + x + 12
 40 = 50 – x
 x = 10
Jawaban: A

24. Suatu kelas terdapat 30 anak. 15 anak suka menggambar, 20 anak suka menyanyi, dan 8 anak suka kedua-duanya. Banyaknya anak yang tidak suka kedua-duanya adalah ....
Pembahasan
Misal:
- S = himpunan semesta
- G = suka menggambar
- H = suka menyanyi
- G ∩ H = suka keduanya
- T = tidak suka keduanya
Diket:
- n(S) = 30 anak
- n(G) = 15 anak
- n(H) = 20 anak
- n(G ∩ H) = 8 anak
Dit: Banyaknya anak yang tidak suka keduanya...?
Jawab: n(S) = (n(G) + n(H) - n(G ∩ N)) + n(T)
 30 = (15 + 20 – 8) + n(T)
 30 = 27 + n(T)
 3 = n(T)
Jawaban: A

25. Survei membuktikan 30 anak menyukai serial Upin Ipin, 20 anak menyukai serial Shaun the Seep, dan 19 anak menyukai serial Upin Ipin dan Shaun the Seep. Banyaknya peserta yang mengikuti survei adalah .... anak.
Pembahasan
Misal:
- S = himpunan semesta
- Uu = suka Upin Ipin
- Ss = suka Shaun the Seep
- Uu ∩ Ss = suka keduanya

Diket:
- n(Uu) = 30 anak
- n(Ss) = 20 anak
- n(Uu ∩ Ss) = 19 anak

Dit: n(S)...?
Jawab: n(S) = n(Uu) + n(Ss) - n(Uu ∩ Ss)
 n(S) = 30 + 20 - 19
 n(S) = 31
Jawaban: B

Download Soal Himpunan Kelas 7 SMP plus Kunci Jawaban dan Pembahasan

Soal Himpunan Matematika Kelas 7 SMP plus Kunci Jawaban Pembahasan adalah konten yang disusun oleh Juragan Les dan dilindungi undang-undang hak cipta. Dilarang mengcopy paste dan mempublish ulang konten dalam bentuk apapun ! Terima kasih

Bagaimana? Sekarang semua jadi mudah bukan? Semoga dengan adanya 25 Contoh Soal Himpunan Matematika Kelas 7 SMP plus Kunci Jawaban Pembahasan ini bisa menambah referensi belajar.

Cara Menghitung Bruto, Tara, Netto, Persen Tara dan Contoh Soal

Setelah mempelajari materi tentang diskon suatu produk, kali ini kita akan belajar materi tentang bruto, tara, netto, dan persen tara. Istilah-istilah ini sering kita jumpai pada kemasan produk. Bruto, tara, dan netto merupakan pengertian dari berat atau bobot barang. Untuk lebih jelasnya mari kita pelajari bersama-sama agar kita tahu bagaimana cara menghitung bruto, tara, netto, dan persen tara. Simak juga contoh soalnya agar materi lebih mudah dipahami.

Rumus Bruto, Tara, Netto, dan Persen Tara

Pengertian Bruto

Bruto adalah berat kotor, yaitu berat suatu barang beserta tempat atau bungkusnya. Misalnya berat beras beserta karungnya, berat minyak goreng beserta botolnya, berat keripik pisang beserta kemasannya.

Pengertian Tara

Tara adalah potongan berat yaitu berat tempat atau kemasan suatu barang. Misalnya minyak goreng dalam botol, maka berat botolnya saja disebut tara.

Pengertian Netto

Netto adalah berat bersih, yaitu berat barangnya saja. Misalnya minyak goreng dalam botol, maka berat minyak gorengnya saja disebut netto.

Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa bruto, tara, dan netto ternyata saling berhubungan. Maka untuk menghitung bruto, tara, dan netto kita dapat menggunakan cara sebagai berikut.

Cara Menghitung Bruto

Cara menghitung bruto biasanya menggunakan rumus seperti di bawah ini.

          Bruto = Netto + Tara

Contoh Soal
Ibu membeli sekaleng biskuit. Pada kaleng biskuit tertera tulisan berat bersih/net weight 1.600 gram. Setelah ditimbang kalengnya saja, diketahui bahwa berat kaleng biskuit tersebut adalah 400 gram. Berapakah berat kotornya?

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Bruto = 1.600 gram
Tara = 400 gram

Bruto = Netto + Tara
Bruto = 1.600 gram + 400 gram
Bruto = 2.000 gram
Jadi berat kotor sekaleng biskuit tersebut adalah 2.000 gram

Cara Menghitung Tara

Cara menghitung tara biasanya menggunakan rumus seperti di bawah ini.

          Tara = Bruto - Netto

Contoh Soal
Diketahui sebotol minyak goreng memiliki berat bersih 750 gram dan bruto 1.000 gram. Berapa taranya?

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Bruto = 1.000 gram
Netto = 750 gram

Tara = Bruto - Netto
Tara = 1.000 gram - 750 gram
Tara = 250 gram
Jadi tara sebotol minyak goreng tersebut adalah 250 gram

Cara Menghitung Netto

Cara menghitung netto biasanya menggunakan rumus seperti di bawah ini.

          Netto = Bruto - Tara

Contoh Soal
Sekarung gabah bertuliskan Bruto = 86 kg. Ketika ditimbang karungnya saja ternyata beratnya 1 kg. Berapa berat bersih sekarung kabah tersebut?

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Bruto = 86 kg
Tara = 1 kg

Netto = Bruto - Tara
Netto = 86 kg - 1 kg
Netto = 85 kg
Jadi berat bersih sekarung gabah tersebut adalah 85 kg

Cara Menghitung Persen Tara

Cara menghitung persen tara bisa menggunakan rumus seperti di bawah ini.

Cara Menghitung Persen Tara

Contoh Soal
Sebuah kotak buah berisi apel tertulis bruto 20 kg dan tara 2 kg. Hitunglah persen taranya !

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Bruto = 20 kg
Tara = 2 kg

%Tara = Tara/Bruto x 100%
%Tara = 2/20 x 100%
%Tara = 10%
Jadi persen tara sebuah kotak berisi buah apel adalah 10%

Cara Menghitung Tara Jika Persen Tara dan Bruto Diketahui 

Cara menghitung tara jika persen tara dan bruto diketahui bisa menggunakan rumus seperti di bawah ini.

          Tara = Persen Tara x Bruto

Contoh Soal
Sebuah kardus berisi gula bertuliskan bruto 15 kg dan tara 5%. Hitunglah taranya!

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Bruto = 15 kg
Persen Tara = 5%

Tara = Persen Tara x Bruto
Tara = 5% x 15
Tara = 3/100 x 15kg
Tara = 0,75 kg
Jadi taranya adalah 0,75 kg

Cara Menghitung Bruto Jika Persen Tara dan Netto Diketahui 

Cara menghitung bruto jika persen tara dan netto diketahui bisa menggunakan rumus seperti di bawah ini.
Cara dan Rumus Menghitung Bruto

Contoh Soal
Sekarung beras memiliki netto 98 kg dan tara 2%. Hitunglah bruto sekarung beras tersebut!

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Netto = 98 kg
Persen Tara = 2%

Bruto = Netto : (100% - %Tara)
Bruto = 98 : (100% - 2%)
Bruto = 98 : 98%
Bruto = 98 x 100/98
Bruto = 100 kg
Jadi bruto sekarung beras tersebut adalah 100 kg

Cara Menghitung Netto Jika Bruto dan Persen Tara Diketahui 

Cara menghitung netto jika bruto dan persen tara diketahui bisa menggunakan rumus seperti di bawah ini.
Cara dan Rumus Menghitung Netto

Contoh Soal
Sebuah keranjang telur bertuliskan bruto 100 kg dan tara 5%. Hitunglah berat bersih telur tersebut!

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Bruto = 100 kg
Persen Tara = 5%

Netto = Bruto x (100% - %Tara)
Netto = 100 x (100% - 5%)
Netto = 100 x 95%
Netto = 100 x 95/100
Netto = 95 kg
Jadi berat bersih telur tersebut adalah 95 kg

Demikianlah Cara Menghitung Bruto, Tara, Netto, Persen Tara dan Contoh Soal yang bisa saya sampaikan. Semoga bermanfaat.

Cara Menghitung Diskon (Rabat) Suatu Produk dan Contoh Soal

Belanja merupakan aktivitas yang menyenangkan terutama bagi kaum hawa. Pada saat akhir pekan atau hari libur, pusat perbelanjaan atau mal di seluruh kota selalu dipadati pengunjung. Saat mengunjungi mal pastinya kita sering melihat tulisan “Diskon 25%, Diskon 50%” yang membuat kita tertarik untuk membeli barang tersebut. Lalu bagaimana cara menghitung harga barang yang dikenakan diskon? Mari kita pelajari bersama-sama cara menghitung diskon suatu produk berikut contoh soalnya.

Cara Menghitung Diskon dan Contoh Soal

Cara Menghitung Besarnya Diskon 

Diskon (rabat) artinya potongan harga, yaitu pengurangan harga barang yang dijual dari harga jual yang telah ditetapkan sebelumnya oleh penjual. Perlu kita pahami bahwa pengertian diskon dengan harga diskon tidaklah sama. Diskon adalah potongan harga. Sedangkan harga diskon adalah harga barang setelah mendapatkan potongan harga atau disebut juga harga akhir yang harus dibayar. Harga awal adalah harga sebelum dikenakan diskon.

Contoh
Sebuah kemeja diberi label harga oleh penjual sebesar Rp 180.000,00. Kemudian penjual mengurangi harga jualnya sebesar Rp 25.000,00. Maka bisa dikatakan bahwa harga kemeja tersebut telah didiskon. Dengan adanya diskon tersebut maka harga jual kemeja tersebut menjadi lebih murah yaitu Rp 155.000,00.

Keterangan
Rp 180.000,00 adalah harga awal
Rp 25.000,00 adalah diskon atau potongan harga
Rp 155.000,00 adalah harga setelah didiskon (harga diskon) atau harga akhir yang harus dibayar

Cara Menghitung Besarnya Diskon (Potongan Harga)

Untuk menghitung besarnya diskon bisa menggunakan rumus

Besarnya Diskon = Harga Awal - Harga Diskon 

Contoh Soal
Harga awal sebuah baju Rp 300.000,00. Setelah didiskon harganya menjadi Rp 250.000,00. Berapa besarnya diskon baju tersebut?

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Harga awal = Rp 300.000,00
Harga diskon = Rp 250.000,00

Besarnya Diskon = Harga Awal - Harga Diskon
Besarnya diskon = Rp 300.000,00 - Rp 250.000,00
Besarnya diskon = Rp 50.000,00
Jadi besarnya diskon adalah Rp 50.000,00

Cara Menghitung Harga Diskon (Harga yang Harus Dibayar)

Untuk menghitung harga diskon bisa menggunakan rumus

Harga Diskon = Harga Awal - Besarnya Diskon

Contoh Soal
Harga sebuah tas awalnya Rp 200.000,00 dijual dengan potongan harga Rp 25.000,00. Berapa harga tas yang harus dibayar?

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Harga awal = Rp 200.000,00
Besarnya diskon = Rp 25.000,00

Harga Diskon = Harga Awal - Besarnya Diskon
Harga diskon = Rp 200.000,00 - Rp 25.000,00
Harga diskon = Rp 175.000,00
Jadi harga tas tersebut setelah mendapat diskon adalah Rp 175.000,00

Cara Menghitung Harga Awal (Harga Sebelum Mendapat Diskon)

Untuk menghitung harga awal bisa menggunakan rumus

Harga Awal = Harga Diskon + Besarnya Diskon

Contoh Soal
Harga sepatu setelah mendapat diskon Rp 15.000,00 adalah Rp 125.000,00. Berapa harga awal sepatu tersebut sebelum mendapat diskon?

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Harga awal = Rp 125.000,00
Besarnya diskon = Rp 15.000,00

Harga Awal = Harga Diskon + Besarnya Diskon
Harga awal = Rp 125.000,00 + Rp 15.000,00
Harga awal  = Rp 140.000,00
Jadi harga sepatu tersebut sebelum mendapat diskon adalah Rp 140.000,00

Cara Menghitung Besarnya Diskon Jika Harga Awal dan Persen Diskon Diketahui

Diskon biasanya dinyatakan dalam persentase. Harga awal dihitung 100%.. Cara menghitung besarnya diskon jika harga awal dan persentase diskon diketahui bisa menggunakan rumus

Diskon = Harga Awal x Persentase Diskon

Contoh Soal
Harga gaun yang tertera pada label harga adalah Rp 350.000,00. Gaun tersebut dijual dengan potongan harga 15%. Tentukan besarnya potongan harga gaun tersebut!

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Harga awal= Rp 350.000,00
Persentase Diskon = 15%

Diskon = Harga Awal x Persentase Diskon
Diskon = Rp 350.000,00 x 15%
Diskon = Rp 350.000,00 x 15/100
Diskon = Rp 52.500
Jadi potongan harga gaun tersebut adalah Rp 52.500,00

Cara Menghitung Harga Diskon (Harga Akhir) Jika Harga Awal dan Persen Diskon Diketahui

Cara menghitung harga diskon (harga yang harus dibayar) jika harga awal dan persen diskon diketahui bisa menggunakan rumus

Pertama-tama kita gunakan rumus mencari besarnya diskon dulu

Diskon = Harga Awal x Persentase Diskon

Setelah mengetahui nominal potongan harga (diskon) barulah kita bisa mengetahui harga barang yang harus dibayar dengan menggunakan rumus

Harga Diskon (Harga Akhir) = Harga Awal - Diskon

Contoh Soal
Harga sebuah celana yang tertera pada label harga adalah Rp 250.000,00. Karena diobral maka pembeli mendapat diskon 25%. Berapa harga celana itu sekarang?

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Harga awal = Rp 250.000,00
Persentase Diskon = 25%

Diskon = Harga Awal x Persentase Diskon
Diskon = Rp 250.000,00 x 25%
Diskon = Rp 250.000,00 x 25/100
Diskon = Rp 62.500,00
Potongan harga (diskon) celana tersebut sebesar Rp 62.500,00

Setelah mengetahui nominal potongan harga (diskon) barulah kita bisa mengetahui harga barang yang harus dibayar dengan menggunakan rumus

Harga Akhir = Harga Awal - Diskon
Harga akhir = Rp 250.000,00 - Rp 62.500,00
Harga akhir  = Rp 187.500,00
Jadi harga celana tersebut setelah mendapat diskon adalah Rp 187.500,00

Kita juga bisa menggunakan rumus

Harga Diskon = (100% - Persen Diskon) x Harga Awal

Harga Diskon = (100% - Persen Diskon) x Harga Awal
Harga Diskon = (100% - 25%) x Rp 250.000,00
Harga Diskon = 75% x Rp 250.000,00
Harga Diskon = 75/100 x Rp 250.000,00
Harga Diskon = Rp 187.500,00
Jadi harga celana tersebut setelah mendapat diskon adalah Rp 187.500,00

Cara Menghitung Persen Diskon Jika Harga Awal dan Besarnya Diskon Diketahui

Cara menghitung persen diskon jika harga awal dan besarnya diskon diketahui bisa menggunakan rumus

Rumus Cara Menghitung Diskon dan Contoh Soal

Contoh Soal
Harga awal sebuah kaos adalah Rp 175.000,00 dijual dengan potongan harga Rp 25.000,00. Hitunglah persentase diskon dari kaos tersebut!

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Harga awal= Rp 175.000,00
Besarnya Diskon = Rp 25.000,00

%Diskon = Besarnya Diskon/Harga Awal x 100%
%Diskon = Rp 25.000,00/Rp 175.000,00 x 100%
%Diskon = 7 x 100%
%Diskon = 7%
Jadi persentase diskon kaos tersebut adalah 7%

Cara Menghitung Harga Awal Jika Harga Diskon (Harga Akhir) dan Persen Diskon Diketahui

Harga awal dihitung 100%. Cara menghitung harga awal jika harga akhir dan persen diskon diketahui bisa menggunakan rumus

Rumus Cara Menghitung Diskon dan Contoh Soal 2

Contoh Soal
Harga sebuah baju renang didiskon 40% sehingga harganya tinggal Rp 120.000,00. Berapa harga awal baju renang tersebut sebelum mendapat diskon ?

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Harga akhir (harga diskon) = Rp 120.000,00
Persentase Diskon = 40%

Harga Awal = Harga Diskon : (100% - Persentase Diskon)  
Harga Awal = Harga Diskon : (100% - 40%)
Harga Awal = Rp 120.000,00 : 60%
Harga Awal = Rp 120.000,00 x 100/60
Harga Awal = Rp 200.000,00
Jadi harga awal baju renang tersebut adalah Rp 200.000,00

Demikianlah Cara Menghitung Diskon (Rabat) Suatu Produk dan Contoh Soal.  Ayo belanja yang banyak mumpung ada diskon besar-besaran dengan tetap memperhatikan kualitas barang.

Cara Menghitung Persentase Untung dan Rugi plus Contoh Soal

Dalam perdagangan, ada dua kemungkinan yang akan dialami pedagang yaitu mendapatkan keuntungan atau kerugian. Selisih harga antara harga pembelian atau harga modal dengan harga penjualan maka selisih tersebut dapat berupa keuntungan atau kerugian. Dalam perdagangan untung dan rugi sering dinyatakan dengan persen. Lalu bagaimana cara menghitung persentase untung dan rugi? Mari kita pelajari bersama-sama. Simak juga contoh soalnya !

Cara Menghitung Persentase Untung dan Rugi

Persentase Untung dan Rugi

Persentase untung dan rugi biasanya dihitung dari harga pembelian (modal) kecuali jika ada ketentuan lain. Oleh karena itu perlu diingat kembali pengertian persen dan pengubahan bentuk desimal satu ke bentuk desimal lainnya. Dalam perdagangan besarnya untung atau rugi terhadap harga pembelian biasanya dinyatakan dalam bentuk persen (%) dengan rumus :

Rumus dan Cara Menghitung Persentase Untung dan Rugi

Atau bisa juga menggunakan rumus :

Rumus dan Cara Menghitung Persentase Untung dan Rugi 2

Contoh Soal 1
Andi membeli sepeda motor dengan harga Rp 7.500.000,00. Sepeda motor tersebut diperbaiki dengan biaya Rp 500.000,00 kemudian dijual dan laku RP 7.750.000,00. Tentukan berapa persen kerugiannya!

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Harga pembelian = Rp 7.500.000,00
Biaya perbaikan  = Rp    500.000,00 +

                            =  Rp 8.000.000,00

Harga pembelian dan biaya perbaikan disebut modal

Harga jual = RP 7.750.000,00
Rugi          = Rp 8.000.000,00 - RP 7.750.000,00
                  = Rp 250.000,00

Persentase rugi = Rp 250.000,00/Rp 8.000.000,00 x 100% = 3,125%
Jadi kerugian yang diderita Andi sebesar 3,125%

Contoh Soal 2
Anton membeli handphone seharga Rp 1.000.000,00. Handphone tersebut kemudian dijualnya seharga Rp 1.100.000,00. Berapa % keuntungan yang diperoleh Anton?

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Harga beli = Rp 1.000.000,00
Harga jual = Rp 1.100.000,00
Untung = harga jual - harga beli
Untung = Rp 1.100.000,00 - Rp 1.000.000,00 = Rp 100.000,00

Persentase untung = Rp 100.000,00/Rp 1.000.000,00 x 100% = 10 %
Jadi keuntungan yang diperoleh Anton sebesar 10%

Rumus Menghitung Harga Beli Jika Persentase Untung dan Harga Jual Diketahui

Dalam bentuk persen, harga pembelian (modal) dihitung 100%. Untuk menentukan atau menghitung harga beli jika persentase untung dan harga jual diketahui adalah sebagai berikut.

Rumus dan Cara Menghitung Persentase Untung dan Rugi 3

Contoh Soal 
Pak Amir menjual sepedanya dengan harga Rp 550.000,00 dan mendapat untung 25%. Tentukan harga pembelian sepeda tersebut!

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Harga jual = Rp 550.000,00
Untung = 25%

Harga Beli = Harga Jual : (100% + %Untung)
Harga beli = Rp 550.000,00 : (100% + 25%)
Harga beli = Rp 550.000,00 : 125/100
Harga beli = Rp 550.000,00 x 100/125 = Rp 440.000,00
Jadi harga pembelian sepeda Pak Amir adalah Rp 440.000,00

Rumus Menghitung Harga Jual Jika Persentase Untung dan Harga Beli Diketahui

Dalam bentuk persen, harga pembelian (modal) dihitung 100%. Untuk menentukan atau menghitung harga jual jika persentase untung dan harga beli diketahui adalah sebagai berikut.

Rumus dan Cara Menghitung Persentase Untung dan Rugi 4

Contoh Soal 
Seorang pedagang membeli barang seharga Rp 240.000,00. Jika pedagang tersebut mendapatkan keuntungan sebesar 25%. Berapa harga penjualan barang tersebut?

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Harga beli = Rp 240.000,00
Untung = 25%

Harga Jual = (100% + %Untung) x Harga Beli
Harga jual = (100% + 25%) x Rp 240.000,00
Harga jual = 125 % x Rp 240.000,00
Harga jual = 125/100 x Rp 240.000,00 = Rp 300.000,00
Jadi harga jual barang tersebut adalah Rp 300.000,00

Rumus Menghitung Harga Beli Jika Persentase Rugi dan Harga Jual Diketahui

Dalam bentuk persen, harga pembelian (modal) dihitung 100%. Untuk menentukan atau menghitung harga beli jika persentase rugi dan harga jual diketahui adalah sebagai berikut. 

Rumus dan Cara Menghitung Persentase Untung dan Rugi 5

Contoh Soal 
Rudi menjual smartphonenya dengan harga Rp.2.700.000,00. Jika ia rugi 10%, berapa harga pembelian smartphone tersebut?

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Harga jual = Rp 2.7000.000,00
Rugi = 10%

Harga Beli = Harga Jual : (100% - %Rugi)
Harga beli = Rp 2.700.000,00 : (100% - 10%)
Harga beli = Rp 2.700.000,00 : 90/100
Harga beli = Rp 2.700.000,00 x 100/90 = Rp 3.000.000,00
Jadi harga pembelian smartphone milik Rudi adalah Rp 3.000.000,00

Rumus Menghitung Harga Jual Jika Persentase Rugi dan Harga Beli Diketahui

Dalam bentuk persen, harga pembelian (modal) dihitung 100%. Untuk menentukan atau menghitung harga jual jika persentase rugi dan harga beli diketahui adalah sebagai berikut.

Rumus dan Cara Menghitung Persentase Untung dan Rugi 6

Contoh Soal 
Harga pembelian suatu barang Rp 580.000,00. Setelah dijual lagi ternyata rugi 5%. Tentukan harga penjualan barang tersebut!

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Harga beli = Rp 580.000,00
Rugi = 5%

Harga Jual = (100% - %Rugi) x Harga Beli
Harga jual = (100% - 5%) x Rp 580.000,00
Harga jual = 95/100 x Rp 580.000,00
Harga jual = Rp 551.000,00
Jadi harga penjualan barang tersebut Rp 551.000,00

Rumus Menghitung Persentase Untung

Untuk menentukan atau menghitung persentase untung adalah sebagai berikut.

Rumus dan Cara Menghitung Persentase Untung dan Rugi 7

Contoh Soal 
Sebuah sepeda mini dibeli dengan harga Rp 750.000,00 dan dijual lagi dengan keuntungan Rp 150.000,00. Berapa persentase keuntungan yang didapat?

Penyelesaian soal
Diketahui : Harga beli = Rp 750.000,00
Untung = Rp 150.000
%Untung = Untung/Harga Beli x 100%
% Untung = Rp 150.000,00/Rp 750.000,00 x 100%
%Untung = 1/5 x 100%
%Untung = 20%
Jadi persentase keuntungan yang didapat adalah 20%

Rumus Menghitung Besarnya Untung

Untuk menentukan atau menghitung besarnya keuntungan yang didapat adalah sebagai berikut. 

Rumus dan Cara Menghitung Persentase Untung dan Rugi 8

Contoh Soal
Seorang fotografer membeli sebuah kamera dengan harga Rp 4.500.000,00 kemudian dijual lagi dengan persentase untung sebesar 15%. Berapa besar keuntungan yang didapat fotografer tersebut?

Penyelesaian soal
Diketahui :
Harga beli = Rp 4.500.000,00
Untung = 15%

Untung = %Untung x Harga Beli 
Untung = 15% x Rp 4.500.000,00
Untung = 15/100 x Rp 4.500.000,00
Untung = Rp 675.000,00
Jadi besar keuntungan yang didapat fotografer tersebut adalah Rp 675.000,00

Rumus Menghitung Persentase Rugi

Untuk menentukan atau menghitung persentase rugi adalah sebagai berikut.

Rumus dan Cara Menghitung Persentase Untung dan Rugi 9

Contoh Soal 
Sebuah laptop dibeli dengan harga Rp. 4.000.000,00 dan dijual lagi dengan kerugian Rp 400.000,00. Tentukan persentase kerugian penjualan laptop tersebut!

Penyelesaian soal
Diketahui :
Harga beli = Rp 4.000.000,00
Rugi = Rp 400.000,00

%Rugi = Rugi/Harga Beli x 100%
% Rugi = Rp 400.000,00/Rp 4.000.000,00 x 100%
% Rugi = 1/10 x 100%
% Rugi = 10%
Jadi persentase kerugian yang didapat adalah 10%

Rumus Menghitung Besarnya Rugi

Untuk menentukan atau menghitung besarnya kerugian adalah sebagai berikut.

Rumus dan Cara Menghitung Persentase Untung dan Rugi 10

Contoh Soal
Sebuah sepeda motor dibeli dengan harga Rp 6.500.000,00 dan dijual dengan persentase rugi 5%. Berapa besar kerugiannya?

Penyelesaian soal 
Diketahui :
Harga beli = Rp 6.500.000,00
Rugi = 5%

Rugi = %Rugi x Harga Beli
Rugi = 5% x Rp 6.500.000,00
Rugi = 5/100 x Rp 6.500.000,00
Rugi = Rp 325.000,00
Jadi besarnya kerugian penjualan adalah Rp 325.000,00

Itulah Cara Menghitung Persentase Untung dan Rugi plus Contoh Soal yang bisa saya bagikan. Semoga bermanfaat.