Cara Mengajari Anak Bebal yang Sulit Menangkap Pelajaran

Cara mengajari anak bebal yang sulit menangkap pelajaran haruslah diketahui oleh guru ataupun orang tua karena tidak semua anak mampu menangkap ilmu yang telah diberikan. Mungkin, kita harus menjelaskan berulang kali hingga mereka memahaminya. Hal ini dikarenakan setiap anak memiliki daya serap dan kemampuan yang berbeda-beda. Itulah mengapa pentingnya pembelajaran yang berbasis individual differences dimana tidak ada orang yang sama, termasuk anak-anak.

Temukan Teknik Belajar yang Sesuai

Seperti yang telah dikatakan, kita tidak bisa menyamakan antara anak yang satu dengan anak yang lainnya, baik itu dalam daya serap ataupun dalam cara belajar yang tepat. Sebagian besar pembelajaran yang diberikan di sekolah adalah audio dimana mereka akan mendengarkan penjelasan dari para gurunya. Namun, tidak semua anak mampu memahami materi melalui teknik audio.

Cara Mengajari Anak Bebal yang Sulit Menangkap Pelajaran

Bisa jadi, mereka lebih bisa menyerap materi dengan pembelajaran visual ataupun kinetik. Hal ini harus ditelusuri terlebih dahulu. Salah satu cara untuk bisa menemukan teknik belajar yang sesuai adalah mencoba semua teknik pembelajaran, mulai dari audio, visual hingga kinetik. Kemudian lihatlah, teknik mana yang mampu membuat kita lebih paham, ingat lebih lama dan bisa menghafalnya. Gunakan ini sebagai cara mengajari anak bebal yang sulit menangkap pelajaran.

Optimalkan Pembelajaran melalui Cara yang Tepat

Anak bebal sering dikatakan sebagai kata yang mendeskripsikan seorang anak yang sulit memahami perintah atau perkataan. Mereka sulit menerima atau mengerti apa yang kita sampaikan. Hal ini seringkali menjadi kendala bagi para guru dan orang tua dalam memberikan ilmu. Namun, jika Anda sudah menemukan teknik pembelajaran yang tepat, maka mudah bagi kita untuk membuat mereka paham lebih cepat mengenai suatu hal.

Misalnya saja, teknik belajar yang cocok untuk seorang anak adalah visual, maka Anda bisa menjelaskan materi melalui gambar, video atau warna-warna yang menarik bagi mereka. Dengan demikian, mereka bisa memahami pembelajaran dengan lebih mudah. Berbeda lagi jika anak memiliki teknik belajar berupa audio. Mereka akan lebih cepat memahami dengan instruksi atau pertanyaan secara langsung. Hal ini harus disesuaikan dengan teknik belajar yang tepat.

Cara paling mudah untuk membuat anak memahami apa yang kita jelaskan adalah membuat anak memiliki pengalaman yang berkaitan, menjelaskan dengan bahasa anak dan mengumpamakan dengan hal-hal yang dekat dengan diri mereka. Mungkin mereka membutuhkan penyesuaian juga untuk memahami pelajaran yang diberkan. Kuncinya adalah kita harus bersahabat dan tidak bisa menyamakan antara satu anak dengan anak lainnya karena pada dasarnya setiap anak memiliki teknik pembelajaran masing-masing.

Demikian cara mengajari anak bebal yang sulit menangkap pelajaran ini penting untuk dipelajari oleh orang tua dan guru untuk bersama-sama membantu anak agar lebih mudah memahaminya.

0 komentar:

Posting Komentar