Cara Paling Mudah Menghitung Pembagian Pecahan Desimal

Sebagaimana telah kita pahami bahwa materi dasar pelajaran matematika adalah operasi hitung penjumlahan (+), pengurangan (-), perkalian (x), dan pembagian (:). Keempat operasi hitung tersebut harus siswa kuasai agar mereka tidak mengalami kesulitan ketika mengikuti pelajaran di kelas yang lebih tinggi.


Pembagian Pecahan Desimal

Setelah mempelajari tentang Pecahan, kini saatnya kita belajar menghitung pembagian pecahan desimal. Untuk operasi hitung pembagian bisa dilakukan terhadap bilangan bulat maupun pecahan baik pecahan biasa, campuran, persen, dan pecahan desimal. Untuk pembagian pecahan desimal, proses pengerjaannya sama dengan proses pengerjaan pembagian bilangan bulat.

Seperti yang kita ketahui, pecahan desimal itu adalah bilangan yang ada tanda koma nya. Untuk memudahkan proses pengerjaan pembagian pecahan desimal, anggap saja pecahan desimal itu sebagai bilangan bulat yaitu dengan cara menghilangkan tanda desimal (koma) terlebih dahulu.

Langsung saja ya, di bawah ini adalah cara menghitung pembagian pecahan desimal. Saya pilihkan angka yang nilainya tidak terlalu besar agar proses pengerjaannya lebih mudah.

 Contoh Pecahan desimal dan bilangan bulat
1,92 : 1,2 kita hilangkan terlebih dahulu tanda desimal (koma) nya sehingga menjadi 192 : 12. Setelah tanda desimal dihilangkan terlebih dahulu, selanjutnya adalah mengerjakan sebagai pembagian bilangan bulat yaitu :
192 : 12 = 16

Cara Menghitung Pembagian Pecahan Desimal

Untuk menghitung pembagian pecahan desimal, yang harus diperhatikan adalah angka-angka di belakang koma antara bilangan yang dibagi dengan bilangan pembagi. Pada operasi hitung pembagian pecahan desimal "Jumlah desimal pada bilangan yang dibagi dikurangi jumlah pada bilangan pembagi".
Berikut ini adalah cara menghitung pembagian pecahan desimal yang sudah saya lengkapi dengan gambar dan keterangan. Semoga bisa dipahami.

*Jika hasil pengurangan adalah bilangan positif, maka jumlah desimal pada jawaban sebanyak hasil pengurangan tersebut.

Contoh 1
Contoh Pembagian pecahan desimal part 1
1, 92 ada 2 desimal
1,2 ada 1 desimal
2 - 1 = 1, berarti ada satu desimal (koma) pada jawaban. Jawaban yang asalnya 16 dijadikan satu desimal menjadi 1,6

Contoh 2
Contoh Pembagian pecahan desimal part 2
1, 92 ada 2 desimal
12 tanpa desimal (koma) sehingga diartikan 0
2 - 0 = 2, berarti ada dua desimal (koma) pada jawaban. Jawaban yang asalnya 16 dijadikan dua desimal menjadi 0,16

Contoh 3
Contoh Pembagian pecahan desimal part 3
0,192 ada 3 desimal
12 tanpa desimal
3 - 0 = 3, berarti ada tiga desimal (koma) pada jawaban. Jawaban yang asalnya 16 dijadikan tiga desimal menjadi 0,016

Contoh 4
Contoh Pembagian pecahan desimal part 4
0,192 ada 3 desimal
01,2 ada 1 desimal
3 - 1 = 2, berarti ada dua desimal (koma) pada jawaban. Jawaban yang asalnya 16 dijadikan dua desimal menjadi 0,16

Contoh 5
Contoh Pembagian pecahan desimal part 5
0,192 ada 3 desimal
0,12 ada 2 desimal
3 - 2 = 1, berarti ada satu desimal (koma) pada jawaban. Jawaban yang asalnya 16 dijadikan satu desimal menjadi 1,6

*Jika hasil pengurangan adalah nol (0), maka jawaban pasti bilangan bulat tanpa desimal (tidak ada koma). Tidak percaya? silahkan buktikan sendiri dengan angka yang lain dan hitung dengan kalkulator :)

Contoh :
Contoh Pembagian pecahan desimal part 6
19,2 ada 1 desimal
1,2 ada 1 desimal
1 - 1 = 0, berarti ada nol desimal (koma) pada jawaban. Jawaban yang asalnya 16 dijadikan nol desimal menjadi tetap 16

*Jika hasil pengurangan adalah bilangan negatif, maka tambahkan nol dibelakang jawaban sebanyak bilangan negatif tersebut.

Contoh 1 :
Contoh Pembagian pecahan desimal part 7
19,2 ada 1 desimal
0,12 ada 2 desimal
1 - 2 = -1, berarti ada satu nol di belakang jawaban. Jawaban yang asalnya 16 menjadi 160

Contoh 2 :
Contoh Pembagian pecahan desimal part 8
19,2 ada 1 desimal
0,012 ada 3 desimal
1 - 3 = -2, berarti ada dua nol di belakang jawaban. Jawaban yang asalnya 16 menjadi 1.600



Bagaimana? Mudah kan? Saya rasa sudah sangat juelas pembahasan di atas. Nah sekarang PR untuk kalian nih. Kerjakan soal pembagian pecahan desimal di bawah ini ya. Tapi jangan menggunakan kalkulator ! Biasakan menghitung manual dengan Porogapit. Karena jika ketahuan guru di sekolah ternyata kalian menggunakan kalkulator, bisa berabe tuh.

Soal pembagian desimal
1. 1.209 : 18,6 = ....
2. 2,925 : 6,5 = ...
3. 7,975 : 0,055 = ...
4. 81,27 : 1,89 = ...
5. 4608 : 0,36 = ...
6. 36 : 0,008 = ...
7. 20.456,8 : 72,8 = ...
8. 260,145 : 6,15 = ...
9. 12,3375 : 70,5 = ...
10. 163,704 : 35,9 = ...

Ingin mengetahui kunci jawaban PR di atas plus cara mudah mengerjakannya yaitu dengan menggeser koma? Silahkan kunjungi link di bawah ini !

Soal Pembagian Desimal dari yang Mudah sampai yang Sulit plus Cara Penyelesaiannya

Demikianlah Cara Paling Mudah Menghitung Pembagian Pecahan Desimal yang bisa saya bagikan. Semoga bermanfaat. Mohon maaf jika ada kesalahan dalam penyampaian. Jika ada pertanyaan, jangan sungkan-sungkan untuk berkomentar atau silahkan layangkan email pada kontak yang telah disediakan. Secepatnya saya akan membalasnya dengan syarat alamat email harus valid. Oke. Trima kasih

15 komentar:


  1. Mantap, jelas sekali

    BalasHapus
  2. Mass bisa di jelaskan ga conto soal latihan nmer satu.. 1209 : 18,6 = ...

    Hasilnya kan 65, kenapa ga ditambah nol..

    BalasHapus
    Balasan
    1. "Untuk menghitung pembagian pecahan desimal, yang harus diperhatikan adalah angka-angka di belakang koma antara bilangan yang dibagi dengan bilangan pembagi. Pada operasi hitung pembagian pecahan desimal "Jumlah desimal pada bilangan yang dibagi dikurangi jumlah pada bilangan pembagi".
      1.209 : 18,6 = ...
      Jadi begini, anggap saja angka pembaginya tidak ada komanya.
      1.209 : 186 = 6,5 .

      Berhubung bilangan 1.209 tidak ada komanya, berarti 0 desimal, sedangkan 18,6 ada 1 desimal. Setelah itu kita lakukan pengurangan. 0 - 1 = -1.

      Jika hasil pengurangan adalah bilangan negatif, maka tambahkan nol dibelakang jawaban sebanyak bilangan negatif tersebut.
      0 - 1 = -1
      berarti ada satu nol di belakang jawaban. Jawaban yang asalnya 6,5 menjadi 65

      Hapus
  3. Contoh lagi soal nomor 5.
    4608 : 0,36 = ...
    4608 = 0 desimal
    0,36 = 2 desimal
    Mau tidak mau, kita harus membaginya dulu dengan cara porogapit atau dengan cara lain. 4608 : 36 = 128

    Jika hasil pengurangan adalah bilangan negatif, maka tambahkan nol dibelakang jawaban sebanyak bilangan negatif tersebut.
    0 - 2 = -2, berarti ada dua nol di belakang jawaban. Jawaban yang asalnya 128 menjadi 12.800

    BalasHapus
  4. Terima kasih ilmunya, penjelasannya sangat membantu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama. Terima kasih juga karena sudah mengunjungi juraganles.com :)

      Hapus
  5. Jika hasil pengurangan adalah nol (0), maka jawaban pasti bilangan bulat tanpa desimal (tidak ada koma).
    Kak, yang itu tidak selalu menghasilkan bilangan bulat ya? Contoh:
    8.0049:0.0015=5336.6
    Walaupun hasil pengurangan adalah nol tetapi dijawabannya masih terdapat koma.
    Ada trik yang lain tidak jika soalnya seperti diatas? Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih atas komentarnya. Baik, jadi intinya pembagian desimal di sini adalah yang menghasilkan bilangan bulat jika dibagi dengan cara manual/porogapit. Sedangkan contoh yang anda berikan adalah
      8,0049 : 0,0015 = ....
      80.049 : 15 = 5.336,6
      8,0049 ada 4 desimal
      0,0015 ada 4 desimal
      4-4 = 0
      Karena hasilnya 0, maka hasilnya adalah hasil pembagian porogapit tadi yaitu 5.336,6

      Coba bedakan dengan soal di bawah ini.
      8,0055 : 0,0015 = ....
      80.055 : 15 = 5.337
      4 desimal - 4 desimal = 0
      Jadi 8,0055 : 0,0015 = hasilnya tetap 5.337

      Walaupun hasil pengurangan 0 kenapa masih ada koma?
      Jawabannya : Karena soal yang anda berikan, hasil pembagiannya bukan bilangan bulat. Demikian :)

      Hapus
  6. Trima kasih atas penjeladan nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama. Terima kasih kunjungannya :)

      Hapus
  7. Terima kasihh atas ilmu nyaa penjelasan sangat jelass mantap👍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama. Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar :)

      Hapus

Terima kasih sudah berkunjung di blog sederhana ini. Silahkan tulis komentar Anda. Berkomentarlah dengan baik dan sopan. Demi kesehatan blog ini, mohon maaf jika ada komentar yang harus saya hapus karena mengandung broken link (biasanya komentar tanpa nama komentator/Unknown/Tidak Diketahui/Profile Not Available). Jadi ... kalau ingin berkomentar gunakan AKUN DENGAN NAMA yaaa. Sekian dan terima kasih :)