Belajar Debit, Volume dan Waktu dengan Metode Otak Kanan

Assalamualaikum guys... jumpa lagi dengan Juragan Les yang selalu berusaha memberikan yang terbaik kepada pengunjung Education Blog ini. Ketika musim penghujan seperti sekarang ini, tentunya kalian sering mendengar atau melihat berita banjir terjadi dimana-mana disebabkan debit air yang terlalu besar. Mungkin ada yang sudah paham dan mungkin ada juga yang belum mengerti sama sekali sebenarnya apa sih debit itu ?

Pembelajaran debit air
Tentang Debit
Debit adalah kecepatan aliran zat cair per satuan waktu. Sebenarnya debit adalah materi Fisika, namun saat ini, debit merupakan materi yang harus dipelajari anak kelas VI SD. Wow...amazing ! Math often makes them dizzy and confused.

But, don't worry...! kali ini saya akan berbagi cara mudah belajar debit dengan metode otak kanan. Debit yang saya maksud adalah debit air, bukan debit bank ya guys hehe.

Seperti yang kita ketahui, Matematika seringkali membuat anak-anak menjadi stress dan akhirnya mereka membenci Matematika bahkan menganggap Matematika sebagai momok yang menakutkan. Betul apa betul ? Pertanyaannya, bagaimanakah caranya agar anak menyukai Matematika ? Caranya cukup sederhana, yaitu jangan memaksa anak untuk menyukai Matematika. Ciptakan suasana rilex sehingga anak merasa nyaman ketika belajar. Disinilah pentingnya metode pembelajaran dengan otak kanan. Maaf, bukan maksud saya menggurui ya. Tapi sekedar sharing saja.

Mengenal otak kiri dan otak kanan
Manusia diciptakan oleh Tuhan dengan segala kesempurnaan. Disebut sempurna karena manusia dikarunia otak yang sangat menakjubkan. Hal inilah yang membuat manusia berada dalam kasta tertinggi diantara ciptaan Tuhan yang lainnya.

Berbicara mengenai otak manusia, saya tidak akan membahasnya secara detail. Sekedar untuk diketahui, otak besar manusia (cerebrum) terbagi menjadi dua bagian, yakni otak kiri (left brain) dan otak kanan (right brain).

Jika dilihat dari cara kerjanya otak kiri cenderung linier. Otak kiri adalah otak rasional yang erat kaitannya dengan IQ, lebih bersifat logis, aritmatik, verbal, segmental, fokus dan bergantung pada waktu (memory jangka pendek). Sedangkan otak kanan adalah otak emosional, yang erat kaitannya dengan EQ, bersifat intuitif, spasial, visual, holistik, difus, pararel dan tidak bergantung pada waktu (memory jangka panjang). Meskipun demikian, keduanya bekerja beriringan dan saling mendukung.

Berdasarkan penelitian terbaru menunjukkan bahwa kemampuan dalam mata pelajaran seperti Matematika sebenarnya lebih kuat ketika kedua bagian otak bekerja sama. Idealnya, otak kiri dan otak kanan haruslah seimbang dan semuanya harus berfungsi secara optimal. Anak yang otak kanan dan otak kirinya seimbang, maka dia bisa menjadi orang yang cerdas sekaligus pandai bergaul atau bersosialisasi.

Belajar Debit dengan Otak Kanan
Salah satu perbedaan fungsi otak kiri dan kanan adalah bentuk pemikiran otak kiri dituangkan dalam kata-kata, sementara pemikiran otak kanan berupa gambar(visual). Kelebihan belajar dengan metode otak kanan adalah membantu mengingat dan menghafal dengan cepat salah satunya menghafal rumus debit air.

Sebelum masuk materi debit, ajak adik kalian berlatih mengubah satuan jarak, volume dan waktu seperti di bawah ini.
  • 1 m3 = ... cm3                              
  • 100 dm3 = ... m3                          
  • 1 liter = ... dm3                          
  • 1 m3/jam = ... dm3/jam                
  • 1 menit = ...  detik
  • 1  jam = ...  menit
  • 180 detik = ... menit
  • 3 liter/jam = ... cm3/menit
Sebaiknya kita juga mempelajari ini dulu ya...
Menghafal tangga satuan jarak
Menghafal Satuan Jarak
Untuk menghafalkan tangga satuan jarak, bisa diajarkan dengan menyanyikannya menggunakan lirik lagu anak-anak (Makan apa, makan apa, makan apa sekarang). Syair lagu diganti kilometer, hektometer, dekameter, meter ... desimeter, centimeter, milimeter. Selesai. Dengan menyanyikannya, dijamin anak-anak cepat hafal. Sudah terbukti.

Karena ini materi tentang debit, maka setiap tangga harus dipahami bernilai 1000 tiap tingkatnya. Jika naik tangga maka dibagi 1000, jika turun tangga maka dikali 1000. Pada satuan volume terdapat tanda kubik (pangkat 3).

Terangkan pula bahwa satuan volume adalah liter, dm3, ml , cm3, cc.

Konversi satuan volume
Konversi satuan volume
Konversi satuan waktu
Konversi satuan waktu

Mengubah satuan waktu
Setelah menghafal satuan jarak, memahami konversi satuan volume dan waktu, kita akan menemukan jawaban dari latihan soal di atas dengan mudah.
  • 1 m3 = 1x1000.000=1000.000 cm3                              
  • 100 dm3 = 100x1000=100.000 m3                          
  • 1 liter = 1 dm3                          
  • 1 m3/jam = 1x1000=1000 dm3/jam                
  • 1 menit = 1x60 = 60 detik
  • 1  jam = 1x60=60 menit
  • 180 detik = 180 : 60=3 menit
  • 3 liter/jam = 3x1000=3000 : 60= 50 cm3/menit
Saatnya menghitung debit
Bila adik-adik sudah mampu mengubah satuan volume dan waktu seperti contoh di atas, maka kita dapat melanjutkan dan masuk pada materi utama, yaitu debit.

Rumus debit adalah :
Rumus Debit Air
Debit  =  Volume : Waktu
Segitiga ini bisa membantu anak-anak untuk mencari volume atau waktu. Anak cukup menutup dengan tangan satuan apa yang ditanyakan dari soal debit. Sehingga anak akan tahu tanpa menghafal, bahwa :
Debit = Volume : Waktu,
Waktu = Volume : Debit
Volume = Debit x Waktu.

Ada juga yang menghafal rumus dengan mengganti huruf V, D, W dengan Isi DeWe. Isi (volume), De (debit), We (waktu) yang dalam bahasa Jawa, isi dewe = isi sendiri. Atau juga dengan menggunakan istilah Vokalis DeWa (Vokalis=volume, De=debit, Wa=waktu).

Contoh soal :
1. Menentukan Debit
Menentukan debit
Seorang petugas pom bensin sedang mengisikan bensin ke tangki sebuah mobil. Sebanyak 36 liter bensin diisikan dalam waktu 2 menit. Berapa liter/menit debit aliran bensin tersebut ?

Diketahui :
Volume = 36 liter
Waktu = 2 menit
Ditanyakan debit ?
Jawab :
Debit = Volume : waktu
         = 36 liter : 2 menit
         = 18 liter/menit
Jadi, debit aliran bensin adalah 18 liter/menit.

2. Menentukan Waktu
Menentukan waktu
Jika debit air 10 m3 /menit, maka untuk memenuhi kolam 160.000 liter. Berapa menit waktu yang diperlukan untuk memenuhi kolam tersebut ?

Diketahui :
Debit = 10 m3 /menit
Volume =  160.000 liter = 160.000 d m3 = 160 m3
Ditanyakan waktu ?
Jawab :
Waktu = Volume : Debit
           = 160 : 10
           = 16
Jadi, waktu yang diperlukan untuk memenuhi kolam adalah 16 menit.

3. Menentukan Volume
Menentukan volume
Suatu hari, debit air sungai Brantas 140 mm3/menit. Berapa cm3 volume air yang mengalir selama 8 jam ?

Diketahui :
Debit =  140 mm3/menit = 0,140 cm3/menit
Waktu = 8 jam = 480 menit
Ditanyakan Volume ?
Jawab :
Volume = Debit x Waktu
            = 0,140 cm3/menit x 480 menit
            = 67,2 cm3
Jadi volume air yang mengalir selama 8 jam adalah 67,2 cm3.

Demikianlah artikel tentang Belajar Debit, Volume dan Waktu dengan Metode Otak Kanan yang bisa saya sampaikan. Berhubung tangan admin rasanya kriting, mata lelah kepala pusing, maka saya akhiri tulisan ini sampai disini. Insya Allah kita berjumpa lagi pada postingan berikutnya. Bye-bye...
Wassalamualaikum.

0 komentar:

Posting Komentar